PULANG PISAU – Memperingati Hari Kartini 21 April 2025, Pemkab Pulang Pisau melalui DP3AP2KB menggelar pelayanan vasektomi bagi pria sebagai bentuk komitmen menghadirkan keadilan dalam program keluarga berencana.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pulang Pisau, Bakhzar Efendi menjelaskan, kegiatan ini menyasar pasangan usia subur yang telah memenuhi kriteria, di antaranya memiliki minimal dua anak, anak termuda berusia di atas lima tahun, serta mendapat persetujuan istri.
“Peserta juga harus berusia minimal 35 tahun. Untuk tahun ini kita ditargetkan tiga aseptor, dan berkat kerja keras penyuluh KB serta dukungan berbagai pihak, target tersebut berhasil dicapai,” terang Bakhzar.
Ketiga aseptor yang mengikuti prosedur vasektomi berasal dari Kecamatan Kahayan Hilir dan Maliku. Bakhzar menegaskan bahwa seluruh peserta telah diberi edukasi dan mengikuti program ini secara sukarela tanpa ada tekanan.
Menurutnya, program KB bukan hanya tanggung jawab perempuan. Sebaliknya, keterlibatan pria dalam program KB penting untuk menghindari risiko kesehatan yang mungkin dialami perempuan akibat metode kontrasepsi tertentu.
“Beberapa kasus menunjukkan efek samping KB pada perempuan yang cukup serius. Karena itu, keterlibatan pria lewat metode vasektomi menjadi solusi yang lebih adil dan sehat dalam keluarga,” ujar Bakhzar.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menjaring aseptor bukanlah tujuan akhir.
“Yang utama adalah memastikan pelayanan KB laki-laki bisa diakses secara merata, adil, dan berkualitas bagi masyarakat Pulpis,” tutupnya. (ds)












