PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya kesiapan seluruh petugas dan tim kesehatan dalam mendampingi jemaah calon haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji di Ballroom Hotel Luwansa Palangka Raya, Senin, 28 April 2025, Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kalteng, Maskur, meminta petugas haji daerah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, ketulusan, dan semangat melayani.
“Petugas adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah di tanah suci. Lakukan tugas dengan sebaik-baiknya dan utamakan pelayanan kepada jemaah,” ujar Maskur dalam arahannya.
Ia juga menekankan pentingnya peran Tim Kesehatan Haji. Menurut Maskur, pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas, terutama bagi jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta.
“Kesehatan adalah kunci utama kelancaran ibadah haji. Tim medis harus maksimal dalam memberikan pelayanan,” katanya.
Tahun ini, kuota haji untuk Kalimantan Tengah sebanyak 1.612 jemaah. Mereka akan diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Banjarmasin dalam empat kelompok terbang (kloter), dengan kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 8 Mei 2025.
Maskur meminta pemerintah kabupaten/kota memastikan seluruh kebutuhan logistik, transportasi, dan akomodasi jemaah tersedia dan tertata dengan baik.
“Keselamatan dan kenyamanan jemaah menjadi prioritas. Penjadwalan keberangkatan menuju embarkasi harus diatur dengan rapi, baik jalur darat maupun udara,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan Kementerian Agama di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memperhatikan kelengkapan dokumen keimigrasian, kesehatan, dan perlengkapan pribadi para jemaah.
“Jangan sampai ada kendala administratif yang menghambat keberangkatan atau pelaksanaan ibadah,” tambah Maskur.
Rakor tersebut turut dihadiri para Wakil Bupati se-Kalimantan Tengah, Kepala Instansi Vertikal, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait, serta jajaran dari Kementerian Agama.
(Sya'ban)












