Pemprov Kalteng Gelontorkan Rp2,3 Triliun untuk Sekolah dan Kuliah Gratis

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Wagub Kalteng, Edy Pratowo.

(Kalteng) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,3 triliun untuk sektor pendidikan pada tahun 2025. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program strategis, termasuk kuliah gratis dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.

Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menyampaikan bahwa alokasi dana tersebut mencakup berbagai program pendidikan unggulan, seperti “Satu Keluarga Satu Sarjana”.

“Anggaran pendidikan kita 2,3 triliun. Iya, untuk tahun ini. Jadi itu luar biasa,” ujar Edy kepada awak media pada Jumat, 2 Mei 2025.

Ia menjelaskan, pola kuliah gratis sudah mulai diterapkan sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut.

“Kemudian Program Satu Keluarga Satu Sarjana, kita sudah mulai berjalan sejak kuliah gratis sudah mulai kita terapkan kan polanya,” tambahnya.

Edy menuturkan, program tersebut ke depan akan terintegrasi dengan program besar “Kartu Huma Betang” yang saat ini masih dalam tahap perumusan.

“Ini nanti menjadi bagian dari program Huma Betang kita. Sekali lagi, Kartu Huma Betang ini sedang kita formulasikan yang tepat. Kan banyak pertimbangan yang harus kita lakukan, jangan sampai nanti karena ini kan menyangkut anggaran, jangan sampai tumpang tindih data,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya validasi dan pemutakhiran data agar bantuan pendidikan yang diberikan tepat sasaran.

“Sekarang ada data terbaru lagi dari kementerian, kita gunakan data BPS atau dari mana supaya kita fix datanya. Supaya masyarakat dapat menerima manfaat dari Kartu Huma Betang itu,” ucap Edy.

Ia menambahkan bahwa proses pendataan masih berlangsung dan ditargetkan terintegrasi dengan program-program yang sudah ada. Program Kartu Huma Betang diharapkan dapat dilaksanakan paling lambat pada 2026.

“Itu ada kriterianya. Nanti kita ada standar yang kita nilai yang menjadi patokan dasar,” pungkasnya.

baca juga ...  Terungkap, Bio Bandar Narkoba Kasus Penyerangan 3 Polisi di Katingan Masih Berstatus Bebas Bersyarat

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!