PALANGKA RAYA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana secara resmi membuka kegiatan Pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2023.
Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, Jalan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Senin 5 Mei 2025 bertepatan dengan pelaksanaan apel pagi para pegawai.
Pembekalan ini diikuti oleh 19 CPNS yang telah resmi bergabung dengan jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Tengah. Tujuan dari pembekalan tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang tugas dan fungsi sebagai petugas pemasyarakatan, serta menanamkan nilai-nilai integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme sejak dini.
Dalam amanatnya, I Putu Murdiana menyapa seluruh peserta apel serta menyampaikan apresiasi atas suksesnya rangkaian kegiatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-61. Dirinya menyebutkan bahwa seluruh kegiatan, termasuk puncak peringatan HBP yang turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan instansi terkait telah berlangsung dengan baik dan lancar.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran atas kerja keras dan dedikasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61. Ini bukti soliditas dan semangat kita dalam membangun Pemasyarakatan yang lebih baik,” ujar I Putu Murdiana dalam sambutannya.
Ia berharap agar para CPNS dapat mengikuti seluruh tahapan pembekalan dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat. Kegiatan ini, menurutnya merupakan langkah awal dalam membentuk karakter aparatur pemasyarakatan yang berkualitas dan berintegritas.
“Melalui pembekalan ini, saya ingin memastikan bahwa para CPNS kita benar-benar memahami peran dan tanggung jawabnya. Jadilah abdi negara yang menjunjung tinggi integritas, karena kalian adalah masa depan Pemasyarakatan,” tegasnya.
Kegiatan pembekalan CPNS Formasi Tahun 2023 ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan materi yang mencakup pembinaan mental, etika kerja, pengenalan organisasi, serta simulasi tugas lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat mencetak pegawai baru yang siap menghadapi tantangan tugas di dunia pemasyarakatan.(im/bs)












