KUALA PEMBUANG – Langit Kabupaten Seruyan kini dihiasi siluet baru: delapan lantai megah yang menandai lahirnya pusat layanan kesehatan modern di Kalimantan Tengah bagian barat.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hanau resmi beroperasi di gedung barunya pada Senin, 5 Mei 2025, membawa angin segar bagi sistem rujukan medis di kawasan ini. Bukan sekadar pindah tempat, RSUD Hanau kini tampil sebagai rumah sakit kelas B yang siap bersaing dalam pelayanan dan teknologi.
Dengan fasilitas canggih seperti lima unit Modular Operating Theatre (MOT), CT Scan, hingga MRI peralatan yang sebelumnya sulit dijangkau masyarakat RSUD Hanau menjanjikan lompatan besar dalam akses kesehatan yang merata.
Sebanyak 21 dokter spesialis aktif kini bertugas penuh, melayani masyarakat dari Seruyan, Kotawaringin Timur, hingga Lamandau. Kehadirannya disambut antusias sebagai jawaban atas kebutuhan layanan kesehatan yang layak dan setara di wilayah barat Kalteng.
“Alhamdulillah, rumah sakit ini sangat membantu kami. Fasilitasnya bagus, pelayanannya ramah,” kata Maryono, seorang pekerja kebun sawit yang datang berobat.
Warga lainnya, Wahyu Hidayat, menyebut RSUD Hanau sebagai bentuk kemajuan. “Sekarang Seruyan punya rumah sakit besar dan canggih. Ini kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, yang hadir mewakili Gubernur saat peninjauan langsung, mengaku terharu.
“Ini bukan hanya rumah sakit. Ini bukti kerja keras dan kepedulian pemerintah terhadap layanan kesehatan yang merata,” kata Suyuti.
Menurutnya, rumah sakit ini dibangun sebagai strategi mengurangi beban RSUD Palangka Raya dan memperpendek rujukan kasus berat dari pelosok barat Kalteng. “Tak boleh ada warga yang kesulitan berobat karena jarak atau biaya,” ujarnya.
RSUD Hanau juga menerima berbagai skema pembiayaan, termasuk BPJS, asuransi swasta, hingga pelayanan gratis bagi pasien tanpa jaminan kesehatan. “Cukup punya KTP dan rujukan dari puskesmas, semua akan dilayani,” tegas Suyuti.
Ia juga menyampaikan komitmen Gubernur Kalteng untuk membangun rumah sakit serupa di wilayah timur provinsi, demi pemerataan akses kesehatan.
“Langkah ke depan adalah memastikan semua wilayah punya layanan rujukan yang layak,” katanya menutup.
Gedung megah RSUD Hanau kini berdiri tak hanya sebagai fasilitas medis, tapi sebagai wujud nyata negara hadir di tengah masyarakat.
(Sya'ban)












