Tas Berisi Uang Puluhan Juta Raib Saat Penjual Nasi Kuning Tinggal Beli Gas, Pelaku Terekam CCTV!

IST/BERITASAMPIT - Lokasi terjadinya aksi pencurian tas milik penjual nasi kuning.

SAMPIT – Aksi nekat seorang pria misterius membuat geger warga Jalan Suka Bumi, Baamang Hilir, Timur. Pada Sabtu pagi, 3 Mei 2025, sekitar pukul 08.30 WIB, seorang penjual nasi kuning bernama Uun harus menelan pil pahit saat tas miliknya dibawa kabur saat ia tengah membeli gas LPG.

Tanpa curiga, Uun meninggalkan dagangannya sejenak untuk membeli tabung gas. Namun dalam hitungan menit, seorang pria tak dikenal masuk ke warungnya dan langsung menggondol tas berisi uang dan barang berharga senilai puluhan juta rupiah. Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera CCTV di sekitar lokasi.

Menurut saksi mata, Desi, yang merupakan warga setempat, pelaku tampak tenang dan seolah sudah mengincar momen tersebut.

“Kejadiannya cukup singkat, pelaku masuk warung dan tak lama langsung pergi membawa tas itu,” kata Desi, Selasa, 6 Mei 2025.

Dijelaskan Desi, melalui rekaman CCTV pelaku dan juga korban sempat berpapasan, dimana pada saat pelaku masuk kedalam warung, korban membeli tabung gas Elpji yang tak jauh dari warung miliknya.

“Mereka sempat berpapasan, si ibu keluar beli gas, pelaku masuk warung dan mengambil kesempatan mencuri tas milik korban,” katanya.

Ia menduga kalau pelaku melancarkan aksi pencurian karena adanya kesempatan, yang mana pada saat itu keadaan warung sedang tidak ada orang dan tas milik korban tertinggal tanpa ada satu orang pun di warung miliknya.

“Saya rasa pelaku itu mau beli makan di warung ibu Uun, tapi pas dia manggil dan tidak ada jawaban, fikirnya mungkin tidak ada orang. Lalu ia melihat tas dan karena tidak ada orang langsung saja diambilnya,” ujarnya.

Disebutkan kalau tas milik Uun yang di bawa kabur oleh pelaku berisi uang Rp15 juta rupiah, perhiasan sekitar 15 gram, handphone, dan juga dokumen penting lainnya.

baca juga ...  Geger di Lingkar Utara! Rumah Warga Ludes Terbakar, Warga Panik Berhamburan

Kasus tersebut saat ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian, karena kerugian yang dialami oleh korban sangat besar.

(Oktavianto)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!