DPRD Kalteng Dorong Pemda Serius Jalankan Revitalisasi Sekolah

IST/BERITASAMPIT - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto.

– Presiden RI Prabowo Subianto meluncurkan empat program pendidikan dalam momen peringatan Hari Pendidikan (Hardiknas) 2025.

Empat program itu dikemas dalam satu payung bernama Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Salah satu yang mencuri perhatian adalah revitalisasi 10.441 sekolah di seluruh Indonesia tahun ini. Peluncuran program dilakukan langsung oleh Prabowo di SDN Cimahpar 5, Bogor, Jawa Barat.

“Tidak boleh ada lagi sekolah yang atapnya runtuh atau cuma punya satu kamar mandi. Kita harus bergerak cepat,” ucap Prabowo saat itu.

Respons atas program ini datang dari . Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mendorong pemerintah daerah segera menindaklanjuti arahan pusat.

“Revitalisasi sekolah adalah langkah strategis untuk mengangkat kualitas pendidikan di daerah,” ucapnya, Senin 12 Mei 2025.

harus segera inventarisasi kondisi fisik sekolah-sekolah. Ini langkah awal agar program revitalisasi bisa berjalan konkret.

“Dalam hal ini meminta Gubernur Kalteng menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota untuk memetakan kondisi sekolah secara menyeluruh. Data ini penting sebagai pijakan pelaksanaan program,” tambahnya.

Selain itu juga terkait soal kesiapan anggaran daerah sebagai bentuk pendampingan, walau anggaran utama berasal dari pemerintah pusat, mengingatkan, kewenangan pengelolaan sekolah berbeda-beda. SD dan SMP menjadi tanggung jawab kabupaten dan kota, sementara SMA dan SMK di bawah kendali provinsi.

“Kita harapkan dalam empat hingga lima tahun ke depan, tak ada lagi sekolah rusak di ,” lanjutnya.

Dalam hal ini menekankan bahwa revitalisasi tak hanya menyasar bangunan sekolah, tapi juga fasilitas penunjang seperti akses jalan, pagar, hingga sanitasi.

“Tujuannya adalah layanan pendidikan yang layak dan merata. Kami di Komisi III DPRD siap mengawal program ini,”ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Tomy Irawan Diran Minta Sekolah Diminta Taat Aturan, PPDB 2025 Harus Bebas Pungutan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!