KUALA PEMBUANG – Nuansa budaya dan semangat tradisi menggelora di halaman rumah jabatan Bupati Seruyan, Rabu 14 Mei 2025, saat Bupati Ahmad Selanorwanda, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Seruyan untuk berlaga di Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Dengan wajah penuh harap dan semangat membara, 80 anggota kontingen yang terdiri dari 60 peserta lomba dan 20 pelatih serta ofisial siap mengharumkan nama Seruyan di ajang bergengsi tahunan yang akan digelar di Palangkaraya pada 16 hingga 23 Mei 2025. Rombongan dijadwalkan bertolak pada 15 Mei, dan akan menginap di Mes KKMA/Mes Rimbawan, milik Dinas Kehutanan Kalteng di Jalan Yos Sudarso.
Tahun ini, Seruyan akan berpartisipasi dalam 10 dari 18 cabang lomba yang dipertandingkan, antara lain: Bagasing (Habayang), Balogo, Manyumpit, Tari Tradisional, Karungut, Lawang Sakepeng, Mangaruhi, Pawai Karnaval Budaya, Besei Kambe, serta Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Jagau Bawi Nyai.
Dalam sambutannya yang sarat motivasi, Bupati Ahmad Selanorwanda menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah. “Jadilah duta Seruyan, duta budaya, dan duta olahraga tradisional. Kalah atau menang itu biasa, yang luar biasa adalah semangat kalian untuk tampil dan memperkenalkan kekayaan budaya Seruyan di mata Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stamina dan fokus selama masa persiapan di penginapan agar bisa tampil maksimal. “Ini bukan sekadar lomba, ini adalah upaya nyata melestarikan jati diri budaya kita. Bawa pulang prestasi, dan yang lebih penting, bawa pulang pengalaman dan semangat baru untuk Seruyan yang lebih berbudaya,” tutup Bupati penuh haru.
Festival Budaya Isen Mulang bukan hanya arena perlombaan, tapi juga ajang kebanggaan—tempat setiap peserta menjadi penyambung napas tradisi dan identitas Kalimantan Tengah.
(ASY)












