KUALA PEMBUANG — Harapan masyarakat pedesaan untuk mendapatkan akses listrik yang lebih merata mulai menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar rapat strategis bersama PT PLN (Persero) untuk membahas pembangunan jaringan listrik tegangan menengah 20 kV sepanjang ±24 kilometer dari simpang tiga Desa Sembuluh I dan II hingga Desa Telaga Pulang, Kamis, 15 Mei 2025.
Bertempat di Aula Kantor Bupati Seruyan, rapat dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Adhian Noor, dan dihadiri oleh perwakilan PLN UP3 Pangkalan Bun dan ULP Kuala Pembuang, perangkat daerah terkait, camat, hingga kepala desa yang wilayahnya akan dilintasi jaringan listrik baru ini.
Langkah ini merupakan respons atas surat permohonan audiensi dari PLN, yang berkaitan dengan program nasional percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission 2060. Dalam pertemuan tersebut, para peserta menekankan pentingnya akses listrik yang adil dan berkelanjutan, terutama bagi desa–desa yang selama ini belum teraliri listrik secara memadai.
Pemerintah Kabupaten Seruyan menyambut baik proyek ini dan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur energi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung target nasional menuju energi bersih.
“Ini bukan sekadar proyek kelistrikan, tetapi bagian dari komitmen kita terhadap pembangunan berkelanjutan dan masa depan yang lebih terang bagi masyarakat Seruyan,” ujar Adhian Noor dalam sambutannya.
(ASY)












