PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai mengatur irama awal tahun 2025 dengan menaruh perhatian penuh ke desa–desa.
Pada Jumat pagi, 16 Mei 2025, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo memimpin Pra-Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya. Pesan utamanya: pembangunan dimulai dari desa.
Pra-Rakor ini bukan sekadar seremoni. Ia mencerminkan arah kebijakan yang semakin desentralistik dari kota ke desa, dari pusat ke pinggiran.
Edy menyinggung progres 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur yang di antaranya mencakup elektrifikasi desa, penguatan konektivitas internet, hingga kesiapsiagaan menghadapi karhutla dan banjir.
Di hadapan ratusan kepala desa yang hadir secara virtual, Edy juga mewanti-wanti pentingnya membentuk Koperasi Merah Putih, sebagaimana amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
“Kami ingin mendengar laporan kemajuan musyawarah desa khusus pembentukan koperasi dari setiap desa,” katanya.
Sementara itu, Plt. Sekda Kalteng Leonard S Ampung mengangkat isu lain: Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah. Bukan untuk sekadar perayaan, tetapi sebagai simbol kolaborasi lintas lapisan.
“Hari jadi ini bukan milik Pemerintah Provinsi saja. Kita ingin kepala desa, Bhabinkamtibmas, semua hadir dan terlibat,” ujarnya.
Leo juga memaparkan rencana penyaluran hewan kurban kepada 1.432 desa definitif dan 7 desa persiapan. Proposal permohonan diminta segera dikirim agar distribusi berjalan merata dan adil.
Tak hanya itu, ia menekankan pentingnya validasi data mulai dari warga penerima Kartu Huma Betang, akses listrik, internet, hingga penyaluran bantuan.
“Data yang akurat akan menjadi kunci agar bantuan dari APBN dan APBD tepat sasaran,” tegasnya.
Program ambisius Kalteng Menyala juga dibahas. Targetnya: seluruh desa di Kalimantan Tengah teraliri listrik pada 2026.
Menurut Leo, verifikasi desa tanpa listrik harus segera dituntaskan. Hal yang sama berlaku untuk konektivitas internet.
“Kami minta kepala desa melapor ke kabupaten dan provinsi, mana desa yang belum terhubung,” kata Leo.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Herson B Aden, serta para kepala perangkat daerah. Rapat Koordinasi tingkat provinsi dijadwalkan akan digelar pada 22 Mei mendatang.
Dan kepada para kepala desa, Edy Pratowo meninggalkan pesan yang menggambarkan nada besar dari forum hari itu.
“Mari bangun chemistry, bangun kebersamaan. Untuk Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera,” tuturnya.
(Sya'ban)












