Warga Sambut Gembira Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit: Kota Kini Lebih Nyaman Tanpa Truk Besar

NARDI/BERITASAMPIT - Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Sampit.

SAMPIT – Suasana Kota Sampit semakin lega! Perbaikan Jalan Lingkar Selatan Timur (Kotim) yang kini mulai dicor menuai apresiasi dari masyarakat. Langkah ini dinilai sebagai solusi jitu untuk mengurangi kepadatan di pusat kota sekaligus menyelamatkan jalan dalam kota dari kerusakan akibat lalu lintas truk-truk besar.

Jalan ini sebelumnya kerap dikeluhkan karena truk-truk bermuatan berat masuk ke pusat kota akibat belum optimalnya jalur lingkar. Kini, setelah salah satu sisi jalan mulai dicor selebar 3 meter, harapan masyarakat pun tumbuh.

“Alhamdulillah terima kasih Gubernur Agustiar Sabran akhirnya diperbaiki. Kami senang sekali karena selama ini truk-truk besar sering masuk kota, berbahaya dan bikin jalan cepat rusak. Sekarang kalau jalur lingkar selesai, mereka bisa lewat sana saja,” ujar Wawan, salah seorang warga Sampit, Kamis 22 Mei 2025.

Dengan selesainya proyek ini nantinya, masyarakat berharap tak ada lagi kemacetan dan kecelakaan yang sering terjadi akibat truk-truk besar berbagi jalan dengan kendaraan kecil di jalur kota.

Lingkar Selatan menjadi solusi strategis untuk membagi beban lalu lintas dan menjaga ketertiban jalanan kota.

Proyek peningkatan Jalan Lingkar Selatan ini memiliki nilai kontrak Rp28,1 miliar lebih dan target penyelesaian hingga 4 November 2025. Perbaikan dilakukan menggunakan sistem rigid pavement agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat.

“Kalau sudah selesai, jalan kota pasti lebih aman dan awet. Jalan tidak mudah rusak seperti sebelumnya, karena truk-truk besar tidak akan lewat sini lagi,” tambah Yani, warga lainnya.

Masyarakat juga mengucapkan terima kasih kepada dan DPRD Kalteng serta pihak lainnya yang telah memperjuangkan proyek tersebut. Mereka berharap pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu demi kenyamanan bersama.

baca juga ...  Tingkatkan Keselamatan, Ditpolairud Polda Perketat Pengawasan Pelayaran

“Ini bentuk perhatian nyata dari pemerintah terhadap masyarakat. Semoga tidak ada lagi jalan berlubang dan kecelakaan. Kotim bisa lebih tertib, lebih aman,” pungkas Wawan.

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!