PALANGKA RAYA – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) baru di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi diangkat.
Pengangkatan ini mencakup dua kelompok besar, yakni calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Tahap I Tahun Anggaran 2024.
Proses penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan dilakukan dalam dua hari berturut-turut.
Pada Senin siang, 26 Mei 2025, para CPNS menerima SK mereka secara simbolis. Sedangkan PPPK menerima SK pada Selasa, 27 Mei 2025.
Ribuan ASN tersebut berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalteng.
Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalteng, Pipit Setyo Rini, menyambut baik penyerahan SK tersebut, namun menekankan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar seremoni administratif.
“ASN yang baru diangkat harus memahami bahwa mereka memikul amanah besar. Bukan hanya soal status kepegawaian, tapi juga tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat,” ujar Pipit, saat dikonfirmasi Berita Sampit, Kamis siang, 29 Mei 2025.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyoroti pentingnya etos kerja, kedisiplinan, dan loyalitas terhadap tugas negara.
Ia juga menegaskan perlunya pembinaan berkelanjutan agar para ASN baru dapat beradaptasi dengan kultur birokrasi serta dinamika pelayanan publik yang terus berkembang.
Komisi I, kata Pipit, akan terus memantau kinerja ASN, khususnya PPPK yang diangkat dengan sistem kontrak terbatas. Evaluasi berbasis kinerja, menurutnya, adalah hal mutlak.
“Jangan sampai ada ASN yang hanya datang absen, lalu pulang. Pelayanan publik itu wajah pemerintah. Kalau mereka lalai, masyarakat yang rugi,” ujarnya.
Pipit juga mengusulkan agar ke depan, pemerintah membuka kuota khusus bagi putra-putri daerah dalam rekrutmen ASN, sebagai bagian dari upaya pemerataan kesempatan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
“Selain memberi ruang yang lebih besar bagi generasi muda daerah, ini juga bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun Kalteng dengan kekuatan SDM-nya sendiri,” kata Pipit menutup pernyataan.
(Sya'ban)












