PALANGKA RAYA – Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mempertanyakan kontribusi sektor industri pengolahan, pertanian, dan kehutanan terhadap target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalteng Tahun 2025-2029.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Golkar, H.M. Rusdi Gozali, saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap Raperda RPJMD dalam rapat paripurna ke-11 masa sidang III tahun 2025, Senin, 16 Juni 2025.
“Melihat tren kebutuhan pendanaan pembangunan per tahun yang meningkat dari tahun ke tahun, bagaimana strategi belanja daerah untuk memastikan prioritas tetap tercapai, dan bagaimana strategi pengendalian belanja pegawai serta optimalisasi belanja modal berdasarkan proyeksi struktur APBD dalam RPJMD?” ungkapnya.
Selain itu, Fraksi Golkar juga menyoroti proyeksi pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan meningkat dari 5,60 persen pada 2025 menjadi 5,86 persen pada 2029, yang ditopang oleh sektor primer dan sekunder.
“Sejauh mana kontribusi sektor industri pengolahan, pertanian, dan kehutanan dalam struktur PDRB daerah, dan bagaimana Pemerintah Provinsi merencanakan transformasi ekonomi menuju basis hilirisasi berbasis data sektoral?” lanjutnya.
Dengan target pertumbuhan ekonomi hingga 5,86 persen dan penurunan tingkat kemiskinan hingga 2,93 persen pada 2029, Fraksi Golkar juga mempertanyakan mekanisme monitoring dan evaluasi kinerja pembangunan.
“Bagaimana mekanisme monitoring dan evaluasi kinerja pembangunan akan dilakukan berbasis data, inklusif, partisipatif, serta terintegrasi dalam sistem digital yang dapat diawasi oleh publik secara berkala?” tambahnya.
Tak hanya itu, Fraksi Golkar turut menyoroti visi dan misi RPJMD yang mengangkat harkat martabat masyarakat adat Dayak. “Bagaimana mekanisme perlindungan hak-hak masyarakat adat (termasuk hak tenurial), penguatan kearifan lokal, serta pelibatan masyarakat Dayak dalam pembangunan ekonomi, pendidikan, dan lingkungan secara terukur dan berbasis indikator kinerja?” tegasnya.
(Syauqi)












