Puruk Cahu – Kunjungan reses Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejikinoor, ke Desa Muara Sumpoi, Kecamatan Murung, Rabu (18/6), menjadi ajang curahan hati warga yang berharap perubahan nyata dari pemerintah daerah.
Dari jalan rusak hingga minimnya insentif aparatur desa, semua keluhan ditampung langsung oleh Rejikinoor dalam reses perorangan di daerah pemilihan (Dapil) I tersebut.
“Saya menerima sejumlah usulan penting dari masyarakat. Ini bukan sekadar aspirasi, tapi permintaan nyata yang butuh perhatian serius dari pemerintah,” ungkap Rejikinoor, Kamis (19/6).
Salah satu keluhan utama warga adalah kondisi jalan penghubung dari Desa Muara Sumpoi menuju Kelurahan Puruk Cahu Seberang. Jalan yang jaraknya hanya sekitar satu kilometer itu belum sepenuhnya ditingkatkan, padahal digunakan anak-anak setiap hari untuk bersekolah ke Puruk Cahu Seberang.
“Ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan pelajar. Jalan tersebut vital dan harus segera ditindaklanjuti,” tegas Rejikinoor.
Tak hanya infrastruktur, warga juga mengeluhkan rendahnya insentif untuk penghulu desa. Mereka berharap pemerintah daerah meningkatkan apresiasi terhadap kinerja para penghulu agar mereka lebih termotivasi dan betah menjalankan tugasnya.
“Sampai hari ini, insentif mereka masih sangat minim. Ini perlu menjadi perhatian khusus,” ujar mantan Wakil Bupati Murung Raya periode 2018–2023 ini.
Warga juga meminta pembangunan di Desa Muara Sumpoi terus ditingkatkan, mengingat desa tersebut pernah menyandang predikat Juara Lomba Desa tingkat kabupaten dan mewakili Murung Raya ke tingkat provinsi.
“Sumpoi bukan desa biasa, pernah mengharumkan nama kabupaten. Sudah semestinya jadi prioritas pembangunan,” tambahnya.
Tingginya angka stunting di wilayah tersebut juga tak luput dari sorotan. Rejikinoor mendesak agar upaya pencegahan dan penanganan stunting dilakukan secara lebih maksimal, dengan tindakan nyata, bukan sekadar program di atas kertas.
Menutup keterangannya, Rejikinoor mengungkap bahwa fasilitas kesehatan seperti Pustu (Puskesmas Pembantu) juga akan mendapatkan perhatian. “Kami sudah konfirmasi ke Dinas Kesehatan. Tahun ini, pembangunan atau rehab Pustu akan dilaksanakan sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.












