Komisi III DPRD Kalteng Desak Disdik Usut Dugaan Pungutan SPMB di SMAN 1 Kahayan Tengah

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto saat diwawancarai.

– Ketua Komisi III (Kalteng), Sugiyarto, mendesak Dinas Pendidikan Provinsi untuk segera menindaklanjuti dugaan pungutan biaya Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) sebesar Rp2 juta per siswa di SMAN 1 Kahayan Tengah, Kabupaten .

“Ini sesuai perintah Pak Gubernur, terkait dengan penerimaan siswa baru ini tidak boleh memungut biaya,” tegas Sugiyarto Senin, 30 Juni 2025.

Legislator Fraksi Gerindra ini mendesak Dinas Pendidikan melalui pengawas secara berjenjang memastikan kebenaran informasi tersebut di lapangan. Apabila terbukti, lanjutnya, harus segera ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah ada kebenaran, tentunya dinas harus segera menindaklanjuti hal ini. Karena hal ini tidak sesuai dengan ketentuan. Hal-hal yang tidak diperkenankan kenapa harus ada yang seperti itu,” ujarnya.

Kendati demikian, Sugiyarto menduga praktik tersebut dilakukan oleh oknum. Dia pun menilai sebagian besar sekolah di Kalteng telah menjalankan arahan Gubernur untuk tidak memungut biaya pada proses penerimaan siswa baru.

“Tetapi saya pikir oknum ya. Tetapi secara keseluruhan, yang saya lihat memang semua sekolah sudah mematuhi melaksanakan perintah Pak Gubernur untuk tidak ada lagi memungut biaya penerimaan siswa baru untuk tahun pelajaran ini,” ungkapnya.

Sugiyarto juga menegaskan agar Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti temuan tersebut dan memberikan sanksi apabila terbukti terjadi pelanggaran.

“Sekali lagi, tolong Dinas Pendidikan sesegera mungkin menindaklanjuti,” katanya.

Saat ditanya mengenai sanksi, ia menegaskan hal itu harus mengacu pada aturan yang berlaku.

“Ya sesuai dengan aturannya kan. Tentunya dinas sudah ada kisi-kisi yang harus mereka tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan sebagai pegawai negeri,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Wagub Kalteng: Penanganan Stunting Harus Disertai Aksi Nyata
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!