PALANGKA RAYA – Perubahan cuaca yang datang tiba-tiba panas terik di siang hari, lalu hujan deras di malam hari menjadi sinyal waspada bagi kesehatan. Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, angkat suara. Ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap musim pancaroba yang kerap memicu lonjakan kasus penyakit.
“Musim seperti ini memang rawan. Satu lengah saja, bisa jatuh sakit. Jadi, saya mengajak seluruh masyarakat Kalteng untuk benar-benar memperhatikan kesehatan, baik diri sendiri maupun keluarga,” ucapnya, Sabtu 5 Juli 2025.
Langkah perlindungan diri tidak harus mahal atau rumit. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan rumah, hingga mengelola pola makan bisa menjadi tameng ampuh dari serangan penyakit.
“Lingkungan bersih, tubuh bersih, itu sudah separuh dari pencegahan. Kita jangan kalah oleh cuaca, tapi justru harus lebih siap menghadapinya,” tambahnya.
Selain itu, juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gejala sakit, sekecil apa pun. Begitu tubuh terasa lemas, batuk, atau demam, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Dalam hal ini juga mendorong masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat, makan bergizi, cukup tidur, dan aktif bergerak, daya tahan tubuh adalah kunci utama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang bisa berubah drastis dalam hitungan jam,” ungkapnya. (yud)












