SAMPIT – Salah satu kandidat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kotawaringin Timur (Kotim), Gahara, secara resmi mengembalikan berkas pencalonan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub).
Ia menyatakan seluruh persyaratan telah dipenuhi, termasuk dukungan dari cabang olahraga (cabor) minimal 30 persen sesuai ketentuan.
“Alhamdulillah, semua persyaratan sudah kami lengkapi, termasuk rekomendasi dari cabor sebagai bentuk dukungan. Saya sudah mengantongi dukungan dari 10 cabor,” ungkap Gahara, Senin 7 Juli 2025.
Menurutnya, banyaknya tokoh yang ikut mendaftar mencerminkan antusiasme tinggi terhadap peran strategis KONI ke depan. Ia menyebut hal itu sebagai tanda bahwa KONI mulai kembali muncul ke permukaan, menunjukkan semangat baru dalam membenahi organisasi olahraga daerah.
“Ini semacam semangat kebangkitan, KONI reborn. Artinya, ada harapan baru, ada semangat bersama untuk berbenah dan berpartisipasi. Menang atau kalah bukan soal utama, tapi semangat partisipasi dari para calon inilah yang penting,” ujar Ketua Harian Dewan Adat Dayak Kotim ini.
Gahara mengungkapkan bahwa visinya jika dipercaya memimpin KONI Kotim adalah memperkuat sinergi dan persatuan antar cabor. Ia menekankan bahwa KONI hanyalah wadah, sedangkan ujung tombak prestasi olahraga adalah para cabor yang menaungi atlet-atlet.
“Kita ingin bergandengan tangan bersama cabor, karena merekalah yang punya kepentingan langsung terhadap pembinaan atlet. Apalagi dalam waktu dekat ada Porprov, maka seleksi atlet melalui Porkab harus mulai dipersiapkan dari sekarang,” tambahnya.
Ia juga menyinggung kondisi KONI sebelumnya yang sempat tersandung kasus hukum. Menurutnya, hal itu harus dijadikan pelajaran bersama agar ke depan KONI bisa lebih transparan dan bertanggung jawab.
“Situasi sebelumnya cukup rentan, tapi itu menjadi pelajaran besar. Kita ingin KONI berbenah, bersih, kuat, dan punya integritas. Dengan bersatu, saya yakin olahraga Kotim bisa semakin maju dan berprestasi,” pungkasnya. (nardi)












