Satlantas Tindak 19 Pelanggar dalam Ops Patuh Telabang, Helm SNI Jadi Sorotan

IST/BERITASAMPIT - Personel Satlantas Polres saat menjaring masyarakat yang melanggar lalu lintas.

KUALA PEMBUANG – Operasi Patuh Telabang 2025 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres mulai menunjukkan hasil signifikan. Dalam razia yang dipusatkan di Bundaran 1 Kuala Pembuang, petugas berhasil menjaring 19 pelanggaran lalu lintas.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres , AKP Sugeng. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penindakan, melainkan juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, demi menekan angka kecelakaan di wilayah Polres .

Dari 19 pelanggaran yang ditemukan, dua di antaranya adalah pengendara yang nekat melawan arus. Selain itu, satu kendaraan ditindak karena menggunakan knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta 16 pengendara terjaring karena tidak mengenakan helm berstandar Indonesia (SNI).

“Penggunaan helm SNI itu penting, bukan hanya untuk menghindari tilang, tapi untuk melindungi kepala saat terjadi kecelakaan,” ujar AKP Sugeng saat diwawancarai di lokasi razia, Selasa 15 Juli 2025. Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan operasi serupa secara berkala.

Menurut AKP Sugeng, masih banyak pengendara yang menganggap enteng aturan lalu lintas, terutama soal keselamatan pribadi. Padahal, kecelakaan bisa terjadi kapan saja, dan helm standar adalah perlindungan utama bagi pengendara roda dua.

Dengan adanya Operasi Patuh Telabang ini, Satlantas Polres mengimbau masyarakat agar mulai membudayakan tertib berlalu lintas sebagai bagian dari . “Apabila mengendarai kendaraan bermotor agar menggunakan helm SNI, tidak berboncengan lebih 1 orang, tidak menggunakan HP, tidak melawan arus, patuhi peraturan berlalulintas untuk keselamatan kita bersama,” pungkas AKP Sugeng.

(ASY)

baca juga ...  Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Hanau Ajak Orang Tua Awasi Pergaulan Anak
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!