PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mendorong percepatan arus investasi di daerah dengan memperkuat kompetensi para promotor investasi.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengadakan Capacity Building bagi pejabat teknis dan pengelola potensi unggulan daerah, Kamis, 17 Juli 2025 di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya.
Para perangkat daerah dari berbagai sektor dibekali keterampilan dalam menyusun dan mempresentasikan proyek investasi secara menarik, komunikatif, dan terstruktur agar dapat lebih meyakinkan investor.
Kepala DPMPTSP Provinsi Kalteng, Sutoyo, menekankan bahwa promosi investasi tidak bisa lagi dilakukan dengan pendekatan konvensional.
“Kami ingin promotor investasi di daerah tidak hanya paham soal data dan potensi, tetapi juga mampu mempresentasikan proyeknya secara profesional. Investor sekarang tidak hanya tertarik pada peluang, tetapi juga pada seberapa siap daerah dalam mendampingi realisasi investasi,” katanya.
Peserta mendapatkan pelatihan langsung dari para pakar investasi nasional, termasuk dari Kementerian Investasi/BKPM RI, Bank Indonesia, hingga konsultan promosi dari PT Sucofindo Jakarta.
Salah satu sesi penting dalam pelatihan ini adalah penyusunan dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO).
Melalui IPRO, peserta dilatih menyusun informasi proyek investasi secara sistematis, mulai dari profil proyek, nilai investasi, hingga proyeksi keuntungan dan legalitas.
Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya keterampilan public speaking. Dalam sesi khusus, peserta dilatih cara menyampaikan presentasi investasi secara persuasif di depan calon investor, oleh narasumber bersertifikasi dari BNSP.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Provinsi berharap daerah-daerah di Kalteng semakin siap bersaing dalam menarik investor, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Promosi yang efektif adalah kunci untuk menjembatani potensi dan realisasi investasi. Jika daerah tidak bisa menjual potensinya dengan baik, maka peluang besar akan lewat begitu saja,” tambah Sutoyo.
(Sya'ban)












