PALANGKA RAYA – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng), nama Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mencuat sebagai kandidat kuat Ketua DPD Golkar Kalteng. Sedikitnya 12 dari 14 DPD Golkar kabupaten/kota disebut telah menyatakan dukungan terhadap Ketua DPD Golkar Kota Palangka Raya tersebut.
Informasi itu dikonfirmasi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapillu) DPD Golkar Kota Palangka Raya, Fajri, saat dihubungi Rabu, 23 Juli 2025.
“Benar,” singkat Fajri.
Meski demikian, Fajri belum merinci secara lengkap DPD mana saja yang telah memberi dukungan. Ia menyebutkan, dari total 12 dukungan yang masuk, baru tujuh di antaranya yang telah disampaikan secara tertulis.
“Jumlah yang menyampaikan secara tertulis baru tujuh sampai hari ini,” ujarnya.
Dukungan mayoritas tersebut semakin menguatkan posisi Fairid di bursa pemilihan Ketua DPD Golkar Kalteng. Kondisi ini juga dinilai strategis dalam menyongsong konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2029.
Fairid Naparin bukanlah nama baru di tubuh Partai Golkar maupun di panggung politik Kalteng. Dalam Musda mendatang, Fairid diperkirakan akan bersaing ketat dengan Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, yang juga merupakan kader senior Golkar.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, yang merupakan kader Partai Gerindra, turut menanggapi dinamika internal Golkar tersebut. Ia bahkan menyampaikan dukungan terhadap dua tokoh partai berlambang pohon beringin itu, Fairid dan Edy.
“Saya bilang kalau ini (Fairid Naparin) menang, beliau (Edy Pratowo) yang jadi ketua hariannya. Kalau (Edy Pratowo) menang, (Fairid Naparin) ketua hariannya,” ujar Agustiar usai menghadiri peringatan Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya, Kamis, 17 Juli 2025.
Agustiar juga menekankan pentingnya kolaborasi dan menghindari friksi politik yang berlebihan di internal partai.
“Gausah yang puntang-punting lah. Aman aja. Kolaborasi itu penting,” lanjutnya.
“Saling mendukung,” timpal Fairid dan Edy dalam momen yang sama.
Gubernur juga menyinggung pentingnya menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat dalam menentukan kepemimpinan partai, sebagaimana tertuang dalam sila keempat Pancasila.
“Musyawarah mufakat aja ya, huma betang,” tegasnya.
Diketahui Musda ke-XI Golkar Kalteng dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2025 di Kota Palangka Raya. Hal ini tertuang dalam surat DPP Golkar Nomor: B-660/DPP/GOLKAR/VII/2025.
(Syauqi)












