Nyaris Bahaya Besar! Rumah Kosong di Samping Pertamina Ludes Terbakar Diduga Korsleting Listrik

IST/BERITASAMPIT - Lurah Baamang Hulu,Rudi Setiawan ketika mengecek kondisi bangunan yang terbakar.

SAMPIT – Warga Jalan Muchran Ali, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten (Kotim), dikejutkan dengan kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah rumah kayu kosong yang terletak tepat di samping Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina, Rabu 23 Juli 2025 siang.

Api yang diduga dipicu korsleting listrik itu nyaris memicu bencana lebih besar karena lokasi kejadian hanya beberapa meter dari tangki penyimpanan BBM. Beruntung, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke area SPBU.

Lurah Baamang Hulu, Rudi Setiawan, mengatakan pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan warga.

“Kami belum bisa memastikan dengan jelas penyebabnya apa. Namun, untuk dugaan sementara kebakaran diduga karena korsleting listrik karena kami tadi sudah melakukan pengecekan di dalam rumah,” kata Rudi.

Rudi mengatakan jika rumah tersebut dalam keadaan kosong atau tidak berpenghuni setelah pemilik rumah bernama Muhri meninggal dunia dan kemudian disusul oleh istrinya Nur juga meninggal dunia pada 2024 yang lalu.

“Rumah ini dulu di tinggali oleh kakek-kakek da nenek-nenek, namun tahun 2024 yang lalu pemilik meninggal dan rumah suda tidak ada yang menempatinya lagi,” katanya.

Namun, meski rumah tersebut dalam keadaan kosong atau tak berpenghuni, aliran listrik di rumah tersebut masih menyala. Sehingga dari hal tersebutlah pihak menduga kuat kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik.

tersebut menurut Rudi sangat memprihatinkan karena rumah yang terbakar berada tepat di samping kantor Pertamina. Beruntung petugas Pemadam Kebakaran dan juga bantuan dari relawan dengan cepat dan sigap menangani kebakaran tersebut, sehingga api tidak menjalar ke bangunan lakinya.

ini sangat memperhatikan, karena terbakrnya tepat di samping Pertamina. Untung petugas damkar dan relawan datang dengan cepat sehingga pemadaman api berjalan dengan cepat,” ungkapnya.

baca juga ...  Personel Ditpolairud Sambangi Nelayan Das Mentaya

Rudi juga mengatakan jika selama tahun 2025 awal hingga sekarang, kebakaran terjadi sebanyak 2 kali dan tersebut terjadi di bulan Juli. Yakni, pertama di Gang Bumi Makmur, Jalan Cristopel Mihing dan yang kedua di jalan Muchran Ali yang terjadi hari ini.

Dirinya menghimbau kepada warga pada saat bepergian untuk selalu memperhatikan hal-hal seperti kompor yang menyala dan peralatan elektronik seperti kipas, kabel stop kontak yang dapat memicu terjadinya nya kebakaran.

“Kami himbau kepada warga untuk selalu berhati-hati, jika meninggalkan rumah memperhatikan hal-hal yang menjadi pemicu terjadi Bencana kebakaran” pungkasnya.

(Oktavianto)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!