Wilayah Barat Kalteng Tak Kebagian Pembangunan Jalan Khusus, Ini Alasannya

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi jalan hauling. Pembangunan jalan khusus industri hanya difokuskan di wilayah tengah dan timur Kalteng, sementara wilayah barat tidak kebagian karena sudah memiliki akses pelabuhan yang memadai.

– Rencana pembangunan jalan khusus industri (hauling) sepanjang 180 kilometer di (Kalteng) hanya akan difokuskan pada wilayah tengah dan timur, tanpa mencakup wilayah barat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy, yang menegaskan bahwa wilayah barat sudah memiliki infrastruktur pelabuhan dan akses transportasi yang memadai.

Jalan khusus ini akan dibangun di trase Lahei Mangkutup (Simpang Batengkong)-Sei Hanyo, dan sepenuhnya ditujukan untuk mendukung kegiatan sektor pertambangan, perkebunan, dan perhutanan (3P).

Proyek ini direncanakan rampung pada tahun 2026, dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan swasta.

Yulindra menjelaskan, tidak dibangunnya jalan khusus di wilayah barat Kalteng karena daerah tersebut sudah memiliki jalur distribusi logistik yang mapan.

“Wilayah barat sudah terkoneksi dengan baik. Pelabuhan di Kumai dan Sampit sudah berfungsi optimal, sehingga tidak mendesak untuk dibangun jalan khusus seperti di wilayah tengah dan timur,” ujar Yulindra diwawancarai Beritasampit.com di Kantor Gubernur Kalteng, Kamis siang, 24 Juli 2025.

Sebaliknya, jalan khusus ini dibutuhkan di wilayah tengah dan timur yang masih didominasi oleh kawasan hutan, tambang, dan perkebunan.

“Kebanyakan jalan khusus ini memang untuk area hutan tambang yang ada di wilayah tengah dan timur. Nanti muaranya di Pelabuhan Batanjung, , agar distribusi hasil produksi bisa lebih lancar,” jelasnya.

Proyek ini unik karena tidak menggunakan anggaran negara maupun daerah. Seluruh pembiayaan pembangunan dilakukan oleh perusahaan yang beroperasi di jalur tersebut.

“Yang pasti, pembangunannya tidak menggunakan APBN atau APBD. Skema pembiayaan sepenuhnya ditanggung pihak swasta,” tegas Yulindra.

Dengan adanya jalan khusus hauling, arus distribusi komoditas dari sektor 3P akan menjadi lebih efisien, tanpa membebani jalan umum.

baca juga ...  UPT Limbah Medis Jadi Sumber Baru PAD Kalteng, Gubernur Tekankan Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

Proyek ini juga diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi di zona ekonomi strategis, seperti Kabupaten , , , hingga wilayah Barito.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!