KUALA PEMBUANG – Suasana Aula Serbaguna Pemkab Seruyan mendadak berubah menjadi arena adu strategi pada Selasa 29 Juli 2025. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, secara resmi membuka Turnamen Catur “Bupati Seruyan Open 2025”, sebuah ajang bergengsi yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Seruyan sekaligus menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia.
Acara ini berlangsung meriah, dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda, para kepala perangkat daerah, hingga ratusan peserta yang datang dari berbagai kalangan mulai dari pelajar hingga masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa catur bukan sekadar permainan biasa.
“Catur adalah seni berpikir strategis, melatih kesabaran, dan mengambil keputusan yang tepat. Salah satu langkah bisa berakibat fatal, persis seperti pemimpin yang salah membuat keputusan,” ujar Ahmad Selanorwanda yang disambut tepuk tangan meriah.
Menariknya, Bupati sempat bernostalgia tentang masa kecilnya di Kuala Pembuang. Ia mengenang papan catur raksasa yang dulu menghiasi rumah-rumah besar milik pengusaha kayu. “Saya ingin semangat itu kembali hidup, mungkin melalui pembangunan rumah catur sebagai pusat pembinaan pecatur muda di Seruyan,” ungkapnya penuh harapan.
Tak hanya itu, Bupati juga memberi kejutan dengan menambah hadiah khusus dari kantong pribadinya untuk para juara kategori pelajar. Langkah ini ia lakukan sebagai bentuk dorongan agar generasi muda tak hanya mahir secara akademis, tapi juga unggul dalam strategi dan daya pikir.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap turnamen ini menjadi agenda rutin tahunan dan melahirkan pecatur-pecatur tangguh yang mampu mengharumkan nama Seruyan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Catur adalah olahraga otak. Dari sini, kita bisa lahirkan juara yang bukan hanya hebat di papan, tapi juga dalam kehidupan,” pungkasnya.
(ASY)












