PALANGKA RAYA – Seorang pelajar SMP mengalami kecelakaan tunggal di tikungan tajam pertemuan Jalan Ir. Soekarno dengan Jalan G. Obos X, Kota Palangka Raya, Sabtu, 2 Agustus 2025. Motor Yamaha MX King yang dikendarai pelajar itu hilang kendali dan terjun ke saluran pengeringan di sisi jalan.
Petugas dari Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya bersama Dinas Perhubungan turun ke lokasi untuk membantu evakuasi. Regu 2 Rescue Damkar melakukan penarikan motor menggunakan tali.
Petugas Damkar, Sucipto, mengatakan peristiwa terjadi saat pelajar tersebut melintasi Jalan Ir. Soekarno menuju ke Jalan G. Obos. Saat tiba di tikungan patah antara Ir. Soekarno dan G. Obos X, motor tak lagi dapat dikendalikan.
“Motor tidak dapat dikendalikan lagi sehingga terjadi laka tunggal. Motor dan pengendaranya masuk ke dalam pengeringan,” ujar Sucipto di lokasi kejadian.
Beruntung, pelajar tersebut tidak mengalami luka serius. “Joky motor anak SMP, sehat-sehat saja. Hanya motor sedikit ada kerusakan,” kata Sucipto. Motor berhasil dinaikkan kembali ke permukaan jalan beraspal menggunakan tali dan dibantu ban mobil bekas untuk meredam benturan dengan siring beton.
Menurut Sucipto, saat motor terjun, posisinya sempat melintas sangat dekat dengan tiang lampu bertenaga surya yang berada di sisi jalan. “Hanya terlepas sekitar 50 cm. Kalau joky ini mengena tiang lampu solar atau lampu matahari, yang jelas lebih parah. Untungnya lepas,” ujarnya.
Warga sekitar menyebutkan bahwa tikungan tersebut memang rawan kecelakaan. “Tikungan patah itu kabarnya akan dibuat bundaran. Kalau itu bisa terwujud, maka tikungan tajam itu akan hilang menjadi jalan bundar, maka sedikit aman,” kata Sucipto.
Evakuasi berjalan lancar dan motor berhasil dinaikkan dalam keadaan aman. Petugas mengimbau agar pengendara, khususnya pelajar, lebih berhati-hati saat melintas di jalur rawan seperti tikungan Soekarno-Obos X.
(Syauqi)












