Gubernur Agustiar: Anak-Anak di Pedalaman Harus Tumbuh Sehat, Cerdas, dan Punya Akses Masa Depan

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi siswa di pedalaman sedang belajar. Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menegaskan pentingnya memastikan anak-anak di wilayah pedalaman tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki akses pendidikan sebagai bekal masa depan.

– Gubernur (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak-anak di wilayah pedalaman Kalteng, termasuk di Kabupaten , dapat tumbuh sehat, terpenuhi gizinya, dan memiliki akses pendidikan yang layak.

Pernyataan ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten , Selasa pagi, 5 Agustus 2025.

Dalam pidatonya, Gubernur menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia dimulai dari pemenuhan hak dasar anak, yaitu gizi yang cukup, lingkungan sehat, dan akses terhadap layanan pendidikan serta yang berkualitas.

“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak kita, terutama yang tinggal di dan pedalaman, kekurangan gizi, putus sekolah, atau tidak bisa berobat saat sakit. Negara harus hadir, dan kita semua harus bergerak,” tegasnya.

Gubernur menyatakan bahwa salah satu prioritas pemerintah daerah ke depan adalah menurunkan angka stunting di seluruh wilayah .

Ia juga menyebutkan bahwa program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) harus diterjemahkan dalam bentuk konkret di daerah.

“Stunting bukan sekadar masalah fisik. Ini soal masa depan. Anak yang tidak tumbuh maksimal hari ini akan kesulitan bersaing esok hari. Maka kita harus bergerak cepat,” ujarnya.

Agustiar menyampaikan bahwa program pembangunan yang adil dan berpihak pada masyarakat rentan menjadi inti dari visi yang Berkah, Maju, dan Bermartabat.

Ia juga menyinggung bahwa dalam Program Prioritas Huma Betang Sejahtera yang akan diluncurkan tahun 2026, perhatian terhadap ibu hamil, balita, dan anak-anak menjadi salah satu komponen utama.

“Kami akan mengalokasikan intervensi langsung bagi yang masih rawan gizi. Posyandu harus aktif, tenaga harus hadir, dan data harus akurat. Ini kerja bersama, bukan hanya pemerintah,” kata Agustiar.

baca juga ...  Kalteng Kuatkan Jati Diri: MTQH Jadi Ujung Tombak Integrasi Falsafah Huma Betang dan Nilai Qurani

Tak hanya soal gizi, Gubernur juga mendorong perluasan akses pendidikan hingga ke pelosok .

Ia menegaskan bahwa anak-anak di berhak bermimpi tinggi, mengenyam pendidikan tinggi, dan kembali membangun daerahnya sendiri.

“Kita ingin anak-anak di bisa kuliah, jadi dokter, guru, insinyur, pengusaha, dan pemimpin masa depan. Jangan ada lagi hambatan karena kemiskinan atau jarak,” tegasnya.

Gubernur juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten dalam mendukung program penurunan stunting dan penguatan pelayanan dasar.

Ia berharap kolaborasi antara provinsi dan kabupaten terus diperkuat, termasuk melibatkan masyarakat adat, tokoh agama, dan dunia usaha.

Menutup sambutannya, Agustiar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan anak-anak sebagai prioritas dalam setiap kebijakan dan pembangunan.

“Masa depan ada di tangan anak-anak kita. Kalau mereka sehat, cerdas, dan kuat, maka juga akan kuat. Maka mari kita jaga dan didik mereka bersama-sama, sebagai bentuk tanggung jawab moral kita,” pungkasnya.

(Sya'ban)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!