Kunjungan Sari Yuliati ke AS Perkuat Kepercayaan Investor, Tuai Apresiasi Pakar dan Menteri Keuangan

Wakil Ketua DPR RI Sari Juliati.

JAKARTA — Kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati bersama delegasi Komisi XI DPR RI ke Amerika Serikat dinilai memberikan kontribusi positif terhadap meningkatnya kepercayaan investor dan lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) terhadap perekonomian Indonesia.

Pakar kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai diplomasi ekonomi yang dilakukan delegasi DPR RI menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan parlemen dalam menjaga kredibilitas kebijakan fiskal .

“Saya kagum atas keuletan Ibu Sari Yuliati dan rombongan DPR yang mampu menjelaskan secara komprehensif bahwa sinergi antara pemerintah dan parlemen berjalan baik. Mereka berhasil meyakinkan pihak S&P bahwa kebijakan fiskal Indonesia konsisten, prudent, dan berpihak pada rakyat,” kata Trubus, Rabu 15 Juli 2026.

Menurut Trubus, keberhasilan tersebut berdampak strategis terhadap persepsi global mengenai kondisi ekonomi Indonesia. Selain meningkatkan kepercayaan investor , langkah tersebut juga memperkuat posisi fiskal Indonesia di mata lembaga pemeringkat dan mendorong sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah maupun pasar modal domestik.

Ia menambahkan, keberhasilan diplomasi parlemen membuktikan bahwa DPR RI tidak hanya menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi melalui komunikasi yang efektif dengan para pemangku kepentingan global.

Senada dengan itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kunjungan delegasi DPR RI bersama pemerintah ke Amerika Serikat pada April 2026 memberikan pengaruh positif terhadap pandangan investor dan Standard & Poor's terhadap Indonesia.

“Beberapa bulan lalu kami bersama anggota DPR, Ibu Sari Yuliati, Pak Misbakhun, dan Pak Hekal bertemu investor serta Standard & Poor's. Kami menjelaskan bahwa Indonesia berbeda dengan banyak negara lain karena pemerintah dan DPR bekerja sebagai satu kesatuan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan sesuai konstitusi,” ujar Purbaya.

baca juga ...  Alimudin Kolatlena Puji Langkah Cepat Gubernur Maluku Damaikan Hitu Meseng dan Morela

Purbaya menegaskan, sinergi antara pemerintah dan DPR menjadi salah satu faktor penting yang mendorong Standard & Poor's mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB/A-2 dengan outlook stabil.

Menurutnya, kehadiran Sari Yuliati dan delegasi DPR RI dalam forum mencerminkan kuatnya kolaborasi antarlembaga negara dalam menjaga stabilitas ekonomi .

“Keberadaan DPR yang dipimpin Ibu Sari di forum mencerminkan sikap pemerintah Indonesia yang kolaboratif. Sinergitas ini memberi harapan baru bagi masa depan Indonesia sebagai negara yang memiliki ketahanan ekonomi, energi, dan pangan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sari Yuliati bersama anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dan Hekal Safar menegaskan kepada investor bahwa kebijakan fiskal Indonesia disusun secara konsisten melalui kerja sama erat antara pemerintah dan parlemen, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai amanat konstitusi.

Keputusan Standard & Poor's mempertahankan peringkat kredit Indonesia dinilai menjadi indikator kuat bahwa dunia masih menaruh kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.

Purbaya mengungkapkan, pada awal tahun sempat muncul kekhawatiran mengenai potensi penurunan peringkat kredit Indonesia. Namun, keputusan S&P mempertahankan outlook stabil membuktikan bahwa pengelolaan fiskal Indonesia tetap prudent, disiplin, dan kredibel.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun optimisme dan menyampaikan narasi positif mengenai prospek ekonomi .

“Kita harus lebih berani menyampaikan sentimen positif kepada masyarakat dan pasar. Indonesia tidak lagi cemas, melainkan menuju Indonesia Emas,” tegas Purbaya.

Dengan tetap terjaganya peringkat kredit Indonesia, pemerintah dan DPR RI optimistis stabilitas ekonomi akan semakin kuat sehingga mampu mendorong peningkatan investasi, memperluas lapangan kerja, serta mempercepat terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

baca juga ...  Alimudin Kolatlena dan Mensos Saifullah Sinergikan Program Strategis untuk Entaskan Kemiskinan di Maluku

(Adista)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!