KUALA KAPUAS – Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menggelar validasi data dan pelatihan pencatatan serta pelaporan Sistem Informasi Surveilans Malaria (Sismal) di Aula Dinkes Kapuas, dengan menghadirkan seluruh pengelola program malaria dari 26 Puskesmas dan 1 RSUD.
Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, saat dimintai keterangan, Sabtu 9 Agustus 2025, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya mempercepat terwujudnya Kapuas bebas malaria terus digencarkan.
Tegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci keberhasilan program eliminasi malaria, dan setiap tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam memastikan setiap kasus tercatat dengan benar agar intervensi bisa dilakukan secara tepat waktu.
“Validasi data yang akurat akan menjadi landasan pengambilan keputusan strategis dalam pengendalian malaria. Kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan Kapuas benar-benar bebas dari penyakit ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan tim malaria dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, yang memberikan arahan teknis sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaporan kasus dari seluruh fasilitas layanan kesehatan. Langkah ini diharapkan menyelaraskan standar pencatatan dan pelaporan di semua lini.
Selain itu, peserta mendapatkan pelatihan intensif mengenai pemanfaatan SISMAL sebagai sistem terintegrasi untuk memantau perkembangan kasus. Dengan sistem ini, respons terhadap temuan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan terukur.
dr. Tonun menyebut, sinergi antara Puskesmas, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan menjadi kekuatan utama untuk mencapai target eliminasi. Keterlambatan atau ketidakakuratan laporan, menurutnya, dapat menghambat upaya pengendalian.
Ia juga mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan yang tetap konsisten mengawal program ini meski dihadapkan pada tantangan lapangan.
“Semangat dan komitmen seperti inilah yang akan membawa Kapuas menuju bebas malaria,” tambahnya.
Dengan penguatan validasi data dan keterampilan pelaporan, Dinas Kesehatan Kapuas optimistis seluruh fasilitas kesehatan mampu memberikan kontribusi maksimal. Harapannya, eliminasi malaria di Kapuas bisa tercapai lebih cepat demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. (ds)












