KUALA PEMBUANG — Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Seruyan, Agus Suharto, mewakili Pemerintah Kabupaten Seruyan mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi secara virtual dari Ruang Rapat Asisten, Senin 11 Agustus 2025.
Rakornas mingguan yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri H. Tito Karnavian ini membahas agenda strategis, mulai dari evaluasi perkembangan inflasi nasional dan daerah, percepatan pembangunan ekonomi, hingga dukungan pemerintah daerah terhadap program pembangunan 3 juta rumah. Forum ini juga menjadi ajang sosialisasi Surat Edaran Bersama tentang pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber Pemda, serta fasilitasi penerbitan sertifikat halal tahun 2025.
Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu I Agustus 2025, Kabupaten Seruyan justru mencatat deflasi sebesar -2,22 persen. Tiga komoditas yang memberi andil terbesar adalah cabai rawit (-1,875%), cabai merah (-0,8834%), dan minyak goreng (-0,0523%). Meski begitu, cabai merah mencatat fluktuasi harga tertinggi selama minggu berjalan, yakni naik 0,0597 persen.
“Aspek pengendalian inflasi ini penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Pemkab Seruyan berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat serta mengambil langkah antisipatif di daerah,” tegas Agus Suharto.
Pemerintah menekankan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya soal menjaga harga pangan tetap stabil, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci agar pasokan bahan pokok terjamin dan harga tetap terkendali.
Melalui Rakornas ini, diharapkan tercipta kebijakan yang solid dan terintegrasi demi menjaga kestabilan harga, mengamankan pasokan pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
(ASY)












