SUKAMARA – Prestasi pelajar Kabupaten Sukamara di berbagai ajang kompetisi tingkat nasional terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Tidak hanya di bidang olahraga dan seni, sejumlah pelajar Sukamara juga berhasil menembus kompetisi bidang sains hingga tingkat nasional.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukamara, Evi Andriani, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelajar di daerah memiliki potensi besar dan mampu bersaing dengan peserta didik dari berbagai daerah lainnya.
“Prestasi anak-anak kita di Kabupaten Sukamara ini sangat mengagumkan. Mereka mampu menunjukkan bahwa meskipun kita berada di daerah, anak-anak kita memiliki kemampuan untuk berprestasi dan bersaing hingga ke tingkat nasional,” ujar Evi, usai pelepasan kontingen O2SN dan FLS3N di Kantor Bupati Sukamara, Sabtu 15 Agustus 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras para siswa, dukungan sekolah, guru, orang tua serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Evi menjelaskan, saat ini terdapat enam pelajar Sukamara yang berhasil menembus ajang nasional melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD/MI dan SMP/MTs tahun 2026.
Pada O2SN jenjang SD, Jeremy Adcharisto El Yediva dari SD Negeri Natai Sedawak 1 Sukamara akan mengikuti cabang Kids' Athletics Putra, sedangkan Hannisya Nur Ramadani dari SD Negeri Mendawai 5 Sukamara mengikuti Kids' Athletics Putri.
Untuk O2SN jenjang SMP, Muhammad Zulkifli Novianto dari SMP Negeri 3 Sukamara akan bertanding pada cabang Atletik Putra.
Sementara dari bidang seni melalui FLS3N jenjang SMP/MTs, tiga siswa MTs Negeri 1 Sukamara, yakni Ahmad Fayza, Muhamad Ridwan dan Ahmad Alpin, akan tampil pada cabang Ansambel Campuran 3 Alat Musik.
Selain enam pelajar tersebut, Evi menyampaikan bahwa Sukamara juga memiliki dua siswa SMP Negeri 2 Balai Riam yang berhasil menjadi finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional jenjang SMP. Keduanya masing-masing mengikuti mata pelajaran Matematika dan IPA. Kompetisi tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring pada 26 Agustus 2026.
Menurut Evi, capaian tersebut semakin menunjukkan bahwa potensi pelajar Sukamara tidak hanya berada pada satu bidang, tetapi berkembang di bidang olahraga, seni maupun sains.
“Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Ada yang berprestasi di olahraga, seni, kemudian ada juga anak-anak kita yang masuk finalis OSN bidang sains. Artinya, potensi anak-anak Sukamara sangat luar biasa dan harus terus kita dukung,” katanya.
Ia berharap berbagai prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai ajang kompetisi.
Evi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat dan prestasi peserta didik.
“Jangan pernah merasa minder karena berasal dari daerah. Anak-anak Sukamara harus percaya diri, terus belajar, berlatih dan berusaha. Prestasi yang sudah diraih ini harus menjadi pemicu untuk melahirkan lebih banyak lagi generasi berprestasi dari Kabupaten Sukamara,” pungkasnya. (enn)











