PALANGKA RAYA – Pemilik Toko Alkes Halayung di Jalan Cilik Riwut Km 1, Kota Palangka Raya, dikejutkan dengan kemunculan ular berbelang hitam putih di samping etalase jualannya, Sabtu, 16 Agustus 2025. Awalnya ia mengira benda itu hanyalah seutas tali.
Setelah diamati lebih cermat, ternyata yang disangka tali adalah seekor ular weling. Ular yang juga dikenal dengan nama tetek amas, tatak amas, atau kancing baju itu merupakan satwa berbisa berbahaya.
Pemilik toko lalu melaporkan temuan tersebut ke Pos Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Palangka Raya. Tak lama, Regu 1 Rescue yang dipimpin Sucipto langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Begitu laporan masuk, kami langsung menuju lokasi. Saat dicek, ular sudah tidak ada lagi di tempat semula dan tidak terlihat, sehingga kami harus mencari dengan membongkar satu per satu barang di dalam toko,” kata Sucipto, Komandan Regu Rescue Damkar Palangka Raya.
Petugas kemudian menyisir area toko dengan hati-hati. Pencarian berlangsung hampir satu jam hingga akhirnya ular itu ditemukan bersembunyi cukup dalam di balik tumpukan barang, sekitar empat meter dari titik awal kemunculannya.
Dengan peralatan khusus, petugas berhasil menangkap ular weling tersebut. Satwa berbisa itu lalu dimasukkan ke dalam karung agar tidak membahayakan pemilik toko maupun warga sekitar yang ikut menyaksikan.
Setelah diamankan, ular langsung dibawa keluar dari kawasan pemukiman. Petugas memilih melepasliarkannya ke alam bebas yang jauh dari permukiman masyarakat.
“Biasanya ular weling berdiam di bagian atas pohon atau rusuk rumah, tapi kali ini berada di dalam toko dan bersembunyi di tumpukan barang,” ujar Sucipto.
(Syauqi)












