SAMPIT – Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mitigasi dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Region 3 & 4 menyelenggarakan kegiatan Apel Siaga Karhutla yang dirangkai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Forkopincam Cempaga Hulu dan Pemerintah Desa Pantai Harapan, Kegiatan ini berlangsung di area PNLA, Metro Pundu Sabtu 15 Agustus 2025
Peserta apel dan kolaborasi strategis ini diikuti oleh berbagai pihak baik itu dari unsur pemerintahan Forkopincam yakni Camat Cempaga Hulu Gusti Mukafi, Kapolsek Cempaga Hulu beserta anggota
Danposramil Cempaga Hulu, Kepala Manggala Agni Pondok Kerja Sampit beserta anggota, Kepala Desa Pantai Harapan dan KTPA Desa Pantai Harapan
Selain itu juga hadir Plperwakilan dari BGA Region 3 & 4 (Head of Security, Corporate Affair Manager, tim Sustainability, CSR, CCR, Perwakilan Tim Security dan Tim Damkar)
Kesiapsiagaan dan Komitmen Bersama
Apel siaga ini menjadi momentum penting untuk mengecek kesiapan personil serta sarana dan prasarana dalam menghadapi musim kemarau yang rawan kebakaran.
Dalam sesi pengecekan, para pimpinan Forkopincam bersama Kepala Manggala Agni melakukan inspeksi langsung terhadap armada pemadam, alat pendukung, serta kesiapan tim tanggap darurat.
Pada kesempatan ini juga, tim dari BGA Region 3 & 4 menyampaikan paparan mengenai strategi kesiapsiagaan dan mitigasi karhutla yang telah disiapkan untuk tahun 2025.
Di mana upaya ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan serta perlindungan masyarakat sekitar dari dampak buruk karhutla.
Pesan Penting dan Apresiasi
Dalam sambutannya, Camat Cempaga Hulu,m Gusti Mukafi, menyampaikan pesan penting bahwa kolaborasi antara Forkopincam, pemerintah desa, dan perusahaan sangat diperlukan untuk mengatasi potensi karhutla, baik di dalam maupun di luar wilayah konsesi perusahaan.
“Pihak Forkopincam siap membantu pengendalian kebakaran di dalam wilayah perusahaan, dan perusahaan juga harus siap membantu pengendalian kebakaran di luar konsesinya, terutama di wilayah desa–desa sekitar seperti Pantai Harapan,” ujar Gusti Mukafi.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi BGA dalam mendukung upaya penanggulangan karhutla di wilayah Cempaga Hulu.
Penandatanganan MoU: Sinergi Formal untuk Pengendalian Karhutla
Pada penutup kegiatan gabungan ini juga sekaligus dilakukan penandatanganan MoU antara BGA Region 3 & 4 dengan Forkopincam Cempaga Hulu dan Pemerintah Desa Pantai Harapan.
Nota kesepahaman ini menjadi dasar hukum dan operasional bagi semua pihak dalam melakukan aksi tanggap darurat dan pencegahan karhutla secara bersama dan terkoordinasi.
Di mana BGA Region 3 & 4 melalui Divisi Sustainability, CSR & CCR berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dan memperluas partisipasi lintas sektor demi lingkungan yang lebih lestari dan aman dari bencana kebakaran hutan dan lahan.(BS-1)












