PALANGKA RAYA – Dinas Sebanyak 258 desa di Kalimantan Tengah (Kalteng) belum teraliri listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng, Vent Christway, mendorong PLN menambah jaringan listrik hingga ke wilayah desa terpencil.
“Mudah-mudahan PLN bisa masuk mengakses daerah-daerah. Kalau data yang belum berlistrik PLN 258 desa itu, mereka jalan terus atau paralel listrik PLN,” kata Vent.
Vent menjelaskan, sebagian desa telah mengakses listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Dari data Dinas ESDM, masih ada sekitar 20 desa yang belum memiliki listrik PLTS. Vent menargetkan desa–desa tersebut akan terpasang PLTS pada 2026.
“Melihat ketersediaan anggaran, kami berharap 2026 sudah terpasang semua,” ujarnya.
Selain itu, Vent menambahkan, PLTS yang berumur di atas lima tahun berpotensi rusak sehingga menurunkan rasio desa berlistrik.
“Jadi ini rasio desa berlistrik akan dinamis. Nanti yang stabil itu kalau sudah masuk jaringan,” jelasnya.
Pihaknya juga mendukung PLN menambah jaringan listrik hingga wilayah pedalaman. Dia berharap hal itu bisa sesuai dengan rencana.
“Terkait listrik, Kalteng selalu berupaya memberikan akses listrik kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah pedalaman yang belum mendapatkan akses listrik,” kata Vent.
(Syauqi)












