PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) berencana melakukan pendataan ulang penerimaan beasiswa 10 ribu kuliah gratis mulai September 2025. Pendataan ini, sesuai arahan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, akan dimulai dari desa agar lebih tepat sasaran.
“Itu kita tahun ini, di Bulan September kita mau pendataan lagi. Tapi pendataan yang diinginkan Pak Gubernur betul-betul pendataan dari desa,” kata Plt Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo saat diwawancarai di Kantor Gubernur, Kamis, 21 Agustus 2025.
Reza menjelaskan, pendataan dari desa akan menjadi dasar penetapan penerimaan di tingkat provinsi. Saat ini, program beasiswa 10 ribu kuliah gratis baru menyerap 3060 mahasiswa sementara kuota ribuan lainnya masih tersedia.
Menurut Reza, jumlah penerima beasiswa bisa bertambah lebih banyak dari target semula seiring dilakukannya pendataan nantinya.
“Sebenarnya gak kuota 6 ribu juga, bahkan bisa lebih 6 ribu kata pak gubernur. Kalau ternyata nanti dilihat di lapangan bisa sampai 10-11 ribu ya nambah lagi gitu,” ujarnya.
Reza menjelaskan, mekanisme penyaluran beasiswa tersebut tidak ada perubahan dan tetap disalurkan langsung ke Universitas masing-masing, bukan ke mahasiswa.
“Sama seprti saat ini, enggak ada perubahan. Jadi untuk beasiswa itu disalurkan di Universitas masing-masing,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses penerimaan beasiswa untuk mahasiswa bisa dilakukan melalui website resmi kuliah gratis.
“Mahasiswanya bisa mendaftarkan ulang, kan mendaftarkan lewat website kuliah gratis di buka disitu,” pungkasnya.
(Syauqi)












