PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam memerangi narkoba.
Menurutnya, ancaman narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga harus dihadapi bersama oleh keluarga, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat melepas peserta BNN Run 2025 Volume 2 di halaman Kantor BNN Kalteng, Minggu pagi, 24 Agustus 2025.
Dengan diikuti sekitar 1.400 pelari, kegiatan ini mengusung tema “Keep on Running, Stop Ruining” sebagai ajakan untuk terus bergerak maju dan meninggalkan hal-hal yang merusak, termasuk narkoba.
“Narkoba adalah musuh bersama. Pemerintah, aparat, orang tua, sekolah, bahkan tokoh adat harus saling bersinergi. Jika semua pihak kompak, saya yakin kita bisa melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” tegas Agustiar.
Dalam sambutannya, Gubernur juga menekankan pentingnya peran keluarga.
Ia menilai, keluarga adalah benteng pertama yang bisa membimbing anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.
Selain keluarga, Agustiar menegaskan perlunya langkah tegas dengan melibatkan kearifan lokal.
Ia kembali menyinggung kemungkinan penerapan sanksi hukum adat bagi para bandar narkoba sebagai bentuk ketegasan daerah sekaligus menjaga marwah budaya.
Gubernur mengapresiasi BNN Run 2025 yang memadukan olahraga dan kampanye antinarkoba.
Menurutnya, kegiatan semacam ini mampu menyatukan masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran akan bahaya narkoba dengan cara yang sehat, positif, dan menyenangkan.
“Ketika masyarakat terbiasa berolahraga dan berkegiatan positif, mereka akan memiliki energi dan pola pikir yang sehat, sehingga jauh dari penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
(Sya'ban)












