PALANGKA RAYA – Setelah sembilan hari dinyatakan hilang, Rabayah (40), warga Desa Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, akhirnya ditemukan tak bernyawa. Tim SAR Gabungan menutup operasi pencarian pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Rabayah hilang sejak Rabu, 20 Agustus, saat menyadap karet di hutan. Pencarian baru dilakukan sejak Sabtu, 23 Agustus. Pada hari keenam operasi, warga melaporkan penemuan jasad yang mengapung di sungai dalam hutan.
“Mendapat info dari masyarakat, kami langsung menuju ke arah sungai dan benar bahwa korban merupakan orang yang dicari,” kata Heru, Koordinator Lapangan Basarnas.
Heru menambahkan, korban ditemukan sekitar 4,3 kilometer dari rumahnya dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban langsung dievakuasi ke RS Tamiang Layang untuk dilakukan otopsi,” ujarnya.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim di lapangan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam pencarian. Korban dapat ditemukan berkat kerja keras dan sinergi yang baik antar tim di lapangan dan juga masyarakat,” kata Alit.
“Dengan telah ditemukannya korban dan telah dievakuasi ke RS Tamiang Layang, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” tuturnya.
Operasi ini melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Koramil 1012-05/Awang, Polsek Awang, BPBD Barito Timur, Tagana Barito Timur, PMK Pangkan, Sulung Rescue, relawan Komsar Penyembara, aparat desa, dan masyarakat setempat.
(Syauqi)












