SAMPIT – Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), bersiap menyambut semarak Pawai Pembangunan dalam rangka HUT RI ke-80, yang akan digelar pada Sabtu 30 Agustus 2025 pagi. Ribuan warga diprediksi akan memadati pusat kota untuk menyaksikan iring-iringan pawai yang menjadi tradisi tahunan penuh antusiasme ini.
Untuk kelancaran acara, Satuan Lalu Lintas Polres Kotim memberlakukan rekayasa arus lalu lintas sejak pukul 07.00 WIB. Kasat Lantas Polres Kotim, AKP Haryanto menjelaskan, jalur utama pawai akan melintasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kapten Mulyono, MT Haryono hingga Jalan Ais Nasution, dan berakhir di Taman Kota Sampit.
“Penting untuk diketahui bahwasannya rekayasa jalannya. Kalau ada kendaraan yang dari arah Palangka Raya itu dihimbau untuk melalui lingkar utara,” kata AKP Haryanto, Jumat 29 Agustus 2025.
Selain itu, bagi pengendara dari Pangkalan Bun menuju ke Palangka Raya juga harus lewat Lingkar Utara. Dan dari Pangkalan Bun menuju ke Seruyan juga harus lewat Lingkar Selatan.
Sedangkan dari Seruyan atau Samuda menuju Pangkalan Bun maupun Palangka Raya, pengguna jalan diarahkan melalui Bundaran KB ke arah lingkar selatan menuju Bundaran Balanga.
“Nah kalau dari arah Samuda harus lewat Lingkar Selatan. Kalau ingin menuju Palangka Raya,” terangnya.
Dalam kegiatan ini Satlantas Polres Kotim akan menurunkan kurang lebih sebanyak 47 personel untuk ditempatkan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat penumpukan masyarakat.
Dia memastikan dalam persiapan kegiatan ini pihaknya telah melaksanakan rekayasa jalan dengan memberikan APB kepada personel yang bertugas.
“Kemudian personel-personel sudah di floating yang di titik-titik yang sudah menjadi simbol dari perkumpulnya masyarakat,” imbuhnya.
Dengan pengalihan rute ini, Haryanto mengimbau agar pengguna jalan mematuhi arahan petugas di sejumlah titik rawan.
“Patuhi lalu lintas. Setop pelanggaran, setop kecelakaan, keselamatan untuk kita bersama,” pungkasnya.
(Utomo)












