PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S Dohong, menegaskan perlunya kepemimpinan kolektif di tubuh dewan untuk merespons dinamika politik yang kian rumit.
“Kondisi politik saat ini menuntut adanya kepemimpinan kolektif yang kuat di DPRD,” ujar Arton dalam pidatonya usai pelantikan Junaidi sebagai Wakil Ketua III DPRD pada rapat paripurna ke-22 masa sidang III Tahun 2025, Selasa, 2 September 2025.
Arton mengingatkan agar DPRD tidak terjebak dalam rivalitas politik sempit. “Kita tidak boleh larut dalam perbedaan politik, tetapi harus menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya,” katanya.
Menurut dia, dewan menghadapi berlapis tantangan. Dari potensi konflik sosial akibat perbedaan pandangan politik, isu lingkungan terkait keberadaan industri ekstraktif, hingga meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi.
“DPRD bisa hadapi jika kita solid dan bekerja dengan visi yang sama,” ucap Arton menekankan.
Ia juga menyoroti pelantikan Junaidi sebagai Wakil Ketua III DPRD Kalteng sebagai momentum memperkuat kelembagaan dewan.
“Dengan hadirnya pimpinan baru, diharapkan suasana kerja semakin kondusif, koordinasi antar-fraksi semakin erat, dan kinerja lembaga semakin meningkat,” pungkasnya.
(Syauqi)












