LAMANDAU – Anak muda Lamandau kini punya wadah baru untuk belajar jadi pengusaha. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau bekerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lamandau menggelar pelatihan kewirausahaan yang fokus pada pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran.
Sebanyak 24 peserta dari 8 kecamatan ikut dalam pelatihan ini. Selama tiga hari, 2-4 September 2025, mereka digembleng dengan berbagai materi praktis.
Mulai dari strategi membangun usaha, pelatihan barista kopi, branding produk, akses permodalan, hingga cara jitu memanfaatkan teknologi digital.
Plt Kepala Dispora Lamandau, Medika Hermawan, dalam sambutan tertulis Bupati Lamandau menyebut langkah ini sebagai upaya nyata mencetak wirausaha muda tangguh.
“Pemuda adalah aset penting daerah. Dengan keterampilan kewirausahaan, mereka bisa menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri sekaligus membuka peluang bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua SMSI Lamandau Lukman Hakim menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial dalam mengembangkan usaha.
“Facebook, TikTok, dan Instagram itu gratis, tapi dampaknya luar biasa. Kalau dimanfaatkan dengan baik, produk lokal Lamandau bisa dikenal luas bahkan ke luar daerah,” jelasnya.
Pelatihan ini bukan sekadar teori. Peserta juga diajak langsung mempraktikkan cara memasarkan produk secara digital, termasuk membuat konten kreatif yang menarik minat konsumen.
Pemkab memastikan kegiatan serupa akan terus digelar untuk memperkuat kompetensi pelaku UMKM. Dan diharapkan generasi muda Lamandau mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (andre)












