Persaudaraan Remaja Gereja di Kotim Pererat Persatuan melalui Sampit Gospel Festival dan KKR

NARDI/BERITASAMPIT - Pembukaan Kegiatan Gospel Festival dan KKR pemuda remaja Kotim.

SAMPIT – Festival rohani bertajuk Sampit Gospel Festival dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pemuda Remaja Gereja se- Timur (Kotim) digelar pada Jumat 5 September 2025. Acara ini menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang mempererat persaudaraan antarjemaat muda Kristen di daerah tersebut.

Staf Ahli Bupati Kotim, Wim RK Benung, hadir mewakili Pemkab dalam acara tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam membangun bangsa dan daerah. 

“Generasi muda adalah aset berharga bagi gereja dan bangsa. Melalui festival ini kami berharap lahir pembangunan rohani dan terjalin kasih di antara pemuda-pemudi Kristen Kotim,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang mengedepankan persatuan dan kebersamaan. 

“Generasi Kristen juga ambil bagian dalam membangun bangsa melalui semangat persatuan. Persatuan dan kebersamaan adalah modal utama menjaga kedaulatan serta semangat kemerdekaan,” tegasnya.

Pemkab Kotim, lanjut Wim, mengapresiasi panitia yang telah memberi ruang bagi generasi muda untuk berkarya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak jiwa baru, membina karakter, serta menanamkan semangat cinta tanah air dalam diri anak muda.

“Pemerintah daerah selalu mendorong agar anak muda berkontribusi tanpa memandang keberagaman suku, ras, maupun agama. Semua anak bangsa punya peran untuk kemajuan Kotim,” pungkasnya.

Ketua Panitia, Pendeta Thomas Rogi Widagdo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menampilkan potensi generasi muda agar lebih percaya diri. 

“Kami ingin anak-anak muda bisa mengekspresikan talenta mereka, saling mengenal lintas gereja maupun sekolah, serta mendukung program pemerintah dalam membentuk generasi emas Indonesia. Mereka kita siapkan secara mental dan karakter, sehingga mampu membangun Kotim dan bangsa,” ungkapnya.

Thomas menambahkan, festival menampilkan beragam bakat seni dan kreativitas anak muda, dilanjutkan dengan KKR terbuka untuk umum. Panitia juga mengikutsertakan UMKM lokal. “Kami undang UMKM agar dapat mendukung roda perekonomian. Meski terbatas, sekitar 10 tenant UMKM ambil bagian di acara ini,” jelasnya.

baca juga ...  Kondisi Asrama Mahasiswa Kotim di Palangka Raya Memprihatinkan, Waket I: Malu Kita

Sementara itu, Ketua DPW Bamagnas Kalteng, Maruba Rajagukguk, mengapresiasi peran remaja gereja dalam menjaga persatuan dan memuliakan Tuhan melalui karya. Ia menegaskan, anak muda adalah generasi penerus yang harus menggunakan waktu sebaik-baiknya demi masa depan bangsa. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!