PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i menyambut langsung kedatangan General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah (UID Kalselteng) Iwan Soelistijono di Kantor PLN Pulang Pisau, Minggu 7 September 2025. Pertemuan keduanya membahas percepatan penerangan listrik desa (Lisdes) yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ahmad Rifa'i menekankan pentingnya kehadiran listrik sebagai penopang kehidupan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses. Menurutnya, program roadmap kelistrikan nasional yang ditargetkan rampung pada 2027 perlu dipercepat.
“Kami berharap besar agar program yang direncanakan 2027 dapat diturunkan menjadi 2026, sehingga manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat Pulang Pisau,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, listrik bukan hanya kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berkaitan dengan kemajuan pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pertumbuhan ekonomi lokal. Karena itu, Pemkab Pulang Pisau siap bersinergi bersama PLN untuk mendukung percepatan realisasi program Lisdes.
Sementara itu, GM PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono menyampaikan apresiasinya atas perhatian besar pemerintah daerah terhadap pembangunan kelistrikan. Ia menilai koordinasi dengan kepala daerah menjadi kunci agar target Lisdes di Kalimantan Tengah dapat terwujud lebih cepat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pusat, termasuk Kementerian, agar Pulang Pisau menjadi salah satu prioritas program Lisdes tahun ini,” kata Iwan.
Ia menegaskan, pihaknya terus mendorong upaya pemerataan listrik hingga ke pelosok desa. Menurutnya, Pulang Pisau berpotensi menjadi daerah percontohan percepatan Lisdes di Kalteng, mengingat dukungan penuh pemerintah daerah dan kebutuhan riil masyarakat.
“Harapan kami, sebagian wilayah Pulang Pisau yang masih gelap bisa segera terang tahun ini. Ini bukan hanya soal jaringan listrik, tapi soal membuka akses kehidupan yang lebih layak bagi warga,” tutupnya. (ds)












