Dinas Bina Marga Kotim Andalkan Tiga Sektor Dongkrak PAD

NARDI/BERITASAMPIT - Kadis SDA BMBK PRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama.

SAMPIT – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kabupaten (Kotim) mengandalkan tiga sumber utama yang kini hampir memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025.

Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan tahun ini, realisasi PAD sudah mendekati target, penyewaan alat berat menjadi penopang terbesar.

“Alat berat seperti grader hingga ekskavator amfibi sudah banyak disewa perusahaan. Terakhir ada perusahaan di Bagendang yang memanfaatkan jasa tersebut,” kata Mentana, Minggu 7 September 2025.

Selain disewakan ke pihak luar, beberapa alat berat juga digunakan untuk pemeliharaan infrastruktur. Ini salah satu strategi pemerintah agar target PAD bisa tercapai hingga akhir tahun.

Sumber pendapatan lainnya berasal dari jasa laboratorium pengujian konstruksi. Semua pekerjaan yang membutuhkan uji material diwajibkan menggunakan laboratorium resmi milik pemerintah daerah.

“Pengujian di laboratorium ada aturan dan perdanya, sehingga otomatis menjadi sumber PAD yang sah,” jelasnya.

Adapun kontribusi tambahan datang dari pengelolaan rumah susun sederhana sewa (rusunawa). Meski nilainya tidak sebesar dua sumber lainnya, rusunawa tetap memberikan pemasukan rutin bagi daerah.

“Jadi ada tiga sumber PAD, yakni penyewaan alat berat, jasa laboratorium, dan rusunawa. Saat ini ketiganya sudah hampir memenuhi target yang ditetapkan,” terang Mentana.

Ia berharap, capaian PAD tidak hanya sesuai target, melainkan juga dapat terlampaui. “Mudah-mudahan tren positif ini terus meningkat sehingga memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya. (nardi)

baca juga ...  Satpol PP Kotim Prioritaskan Penertiban Kebisingan, Lapak di Atas Drainase Belum Ditindak
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!