SAMPIT – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai daerah.
Salah satu peserta yang merasakan langsung kemudahan layanan kesehatan ini adalah Dwi Setyawati, seorang wanita muda asal Sampit yang tengah mengandung anak pertamanya.Memasuki usia kehamilan empat bulan, Dwi rutin melakukan kontrol kandungan di Poli Kandungan Rumah Sakit Murjani Sampit.
Ia terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan di segmen Mandiri dan mengaku sangat terbantu dengan adanya jaminan kesehatan tersebut. Bagi Dwi, kehadiran BPJS Kesehatan bukan hanya sekadar fasilitas, melainkan sebuah perlindungan yang memberikan rasa aman selama menjalani masa kehamilan.
“Sejak dulu saya sudah menggunakan BPJS Kesehatan.. Semuanya berjalan lancar, aman, dan mudah. Selama berobat menggunakan BPJS, saya belum pernah menemui halangan yang berarti,” ungkap Dwi saat ditemui usai pemeriksaan di RS Murjani, Jumat 12 September 2025.
Kehamilan bagi seorang wanita, terutama anak pertama, tentu membawa berbagai pengalaman baru. Dwi mengaku dirinya sempat merasa cemas menghadapi proses ini, namun kehadiran BPJS Kesehatan membuatnya lebih tenang.
Ia bisa lebih fokus menjaga kesehatan diri dan janin tanpa harus memikirkan beban finansial yang sering kali muncul.Selain itu, Dwi juga menuturkan bahwa pelayanan di rumah sakit berjalan cukup baik. Dengan statusnya sebagai peserta BPJS Kesehatan, ia merasa tidak ada perbedaan perlakuan dalam pelayanan medis. Hal ini menurutnya penting karena setiap pasien tentu berharap mendapatkan pelayanan yang setara dan berkualitas.
“Selama ini saya merasa nyaman berobat dengan BPJS. Tidak ada perlakuan berbeda, semua berjalan sesuai prosedur. Itu yang membuat saya yakin bahwa BPJS benar-benar hadir untuk masyarakat,” tambahnya.
Menanggapi pengalaman positif Dwi Setyawati, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit, Iwan Kurnia, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur. Menurutnya, testimoni peserta seperti Dwi menjadi bukti nyata bahwa program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami sangat senang mendengar pengalaman dari Ibu Dwi. Apa yang beliau sampaikan menunjukkan bahwa layanan BPJS Kesehatan dapat membantu masyarakat melewati masa-masa penting dalam hidup, seperti kehamilan. Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelayanan agar seluruh peserta merasa terlindungi dan nyaman,” ujar Iwan.
Iwan juga menegaskan bahwa ibu hamil merupakan kelompok yang sangat membutuhkan perhatian dalam hal kesehatan. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan mendorong seluruh peserta, khususnya ibu hamil, agar rutin melakukan kontrol kandungan sesuai anjuran medis.Pemeriksaan yang teratur dapat mencegah risiko dan memastikan tumbuh kembang janin berjalan baik hingga persalinan.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan kini semakin memperluas kemudahan akses layanan melalui berbagai inovasi digital. Peserta dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi online, hingga kanal komunikasi digital seperti PANDAWA, untuk mengurus berbagai kebutuhan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.
“Dengan kemudahan digital ini, kami berharap masyarakat semakin aktif menggunakan haknya sebagai peserta. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kualitas hidup dan kesehatan mereka,” tambah Iwan.
Bagi Dwi sendiri, pengalaman menggunakan BPJS Kesehatan selama masa kehamilan menjadi pelajaran berharga. Ia merasakan betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan, terlebih dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan perawatan intensif seperti kehamilan.
Testimoni Dwi Setyawati menjadi salah satu bukti nyata bahwa program JKN melalui BPJS Kesehatan tidak hanya sekadar slogan, melainkan solusi nyata yang memberikan perlindungan, ketenangan, dan harapan bagi masyarakat. Dengan semakin banyak peserta yang merasakan manfaat serupa, kehadiran BPJS Kesehatan diharapkan dapat terus memperkuat sistem kesehatan nasional yang inklusif dan berkeadilan.(im/adv)












