SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya menindaklanjuti laporan warga terkait Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tangannya membengkak akibat lilitan kawat. Senin 13 September 2025, petugas gabungan mengevakuasi ODGJ tersebut ke RSUD dr Murjani Sampit.
Petugas dari Dinas Sosial, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan mendatangi lokasi ODGJ yang diketahui berdiam di sebuah rumah kosong terbengkalai di Jalan Walter Condrat. Saat ditemukan, kondisi rumah penuh dengan sampah dan bau menyengat.
ODGJ itu diketahui bernama Nurdin. Untuk menenangkannya, petugas sempat memberikan makanan dan sebatang rokok sebelum proses evakuasi.
“Dari laporan masyarakat, kami koordinasikan dengan instansi terkait untuk penanganan hari ini,” kata Pekerja Sosial Dinas Sosial Kotim Sumidi yang ikut mengevakuasi.
Ia menyebutkan kasus serupa pernah dialami Nurdin dua tahun lalu. Saat itu, ia juga sempat dievakuasi karena memasukkan bearing motor ke jarinya hingga bengkak, lalu ditangani oleh petugas damkar di bawa ke RS dan dikembalikan ke keluarganya di Baamang. Namun, kondisinya tidak memungkinkan sehingga lagi-lagi turun ke jalan.
Kali ini, lilitan kawat yang melukai tangannya sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap. Petugas khawatir terjadi infeksi serius sehingga langsung dibawa ke RSUD dr Murjani untuk penanganan lebih lanjut.
“Setelah diberi makan dan merokok, Nurdin akhirnya bersedia diajak ke rumah sakit,” ujar Sumidi, Pekerja Sosial Dinas Sosial Kotim.
(Nardi)












