PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan mengenai rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
“Setiap langkah harus dipertimbangkan secara matang agar kebijakan yang ditetapkan benar-benar tepat dan tidak menimbulkan perubahan berulang,” ucapnya, Kamis 18 September 2025.
Tidak ingin terburu-buru. Supaya setiap keputusan yang diambil sekali diputuskan, tidak serta-merta lalu nanti berganti lagi.
“Selama periode pertamanya, rotasi pejabat eselon II hanya dilakukan sebanyak beberapa kali. Ke depan, berencana menerapkan pola serupa. Hal ini sejalan dengan kondisi, di mana mulai 2024 hingga akhir 2025 akan ada sejumlah pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun.
“Di akhir bulan ini ada satu pejabat yang pensiun, kemudian di akhir tahun juga ada lagi. Jadi lebih baik sekalian dilakukan rotasi dan lelang jabatan, agar tidak berulang kali pekerjaan,” tambahnya.
Meski begitu, meminta semua pihak untuk bersabar, karena pelaksanaan rotasi dan lelang jabatan akan menyesuaikan dengan situasi dan kebutuhan.
“Insya Allah terlaksana, waktunya nanti akan ditentukan. Jadi ditunggu saja,” ungkapnya. (yud)












