SAMPIT – Segenap keluarga besar Dinas pendidikan Kotawaringin Timur (Kotim) berduka, kepala SDN 1 Sungai Paring Kecamatan Cempaga bernama Rusli Muslim menjadi korban tabrak lari, Kamis 25 September 2025 usai salat subuh.
Kadisdik Kotim Muhammad Irfansyah menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami sangat kehilangan sosok kepala sekolah yang berdedikasi tinggi dalam memajukan pendidikan di Kotim,” kata Irfansyah.
Disdik menilai almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, disiplin, serta memiliki komitmen kuat untuk kemajuan anak didik.
“Semoga segala amal ibadah beliau diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.
Kadisdik juga mengajak seluruh jajaran pendidikan di Kotim untuk mendoakan almarhum serta meneladani semangat kerja kerasnya dalam mengabdikan diri bagi dunia pendidikan.
Suasana tenang subuh di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak berubah duka. Kepala Sekolah SDN 1 Sungai Paring Rusli Muslim meninggal dunia setelah tertabrak sebuah truk di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Kamis 25 September 2025.
Kepala Desa Sungai Paring, Muhammad Usuf, mengisahkan insiden itu bermula ketika korban baru saja pulang dari menunaikan salat Subuh di musala.
Tanpa disangka, sebuah truk yang melintas menghantam korban hingga tersungkur.
“Benar, Kejadiannya habis salat subuh, korban jalan dari musala. Awalnya ada warga yang mendengar semacam letusan ban pecah. Karena pagi warga belum curiga ada kecelakaan. Namun tak berselang lama ada warga menemukan korban sudah tergeletak,” kata Kepala Desa yang akrab disapa Usuf. (Nardi)












