DPRD Kalteng: 80 Persen Alat Berat dari Luar Daerah

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Ilustrasi alat berat.

– Anggota Komisi I (Kalteng), Purdiono, menyoroti keberadaan ribuan alat berat yang beroperasi di provinsi ini. Menurutnya, mayoritas alat berat yang digunakan justru berasal dari luar daerah.

“Pengusaha banyak menyewa alat berat dari luar. Itu yang jadi masalah. Instansi terkait harus mengawasi kontrak atau kerja sama, misalnya di dinas pertanian,” kata Purdiono, Senin, 29 September 2025.

Ia menilai perlu adanya aturan jelas sebelum alat berat digunakan, bahkan jika perlu diterbitkan peraturan gubernur.

“Nanti kita lihat dulu seperti apa aturannya, apakah perlu Pergub. Kalau memang perlu, kita dorong pemerintah,” ujarnya.

Dari sekitar 7.000 unit alat berat yang beroperasi, kata dia, 80 persen berasal dari luar . Kondisi ini membuat potensi pajak tidak bisa dimaksimalkan.

“Pajak alat berat seharusnya bisa meningkatkan PAD. Karena itu kami minta agar diatur. Harapan kita, alat berat bisa menjadi salah satu sumber pendapatan daerah, di samping pajak BBM,” ujar Purdiono.

(Syauqi)

baca juga ...  Pentingnya Optimalisasi Keterampilan SDM untuk Mendorong Pembangunan Berkelanjutan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!