SAMPIT – Polemik di Desa Bapinang Hilir Laut, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memanas, masyarakat segel kantor desa pada Kamis 2 Oktober 2025.
Masyarakat Bapinang Hilir Laut merasa geram akibat janji-janji pertemuan untuk melakukan musyawarah tidak ditepati oleh Pemerintah Desa (Pemdes), janji yang sudah berlarut-larut akhirnya membuat masyarakat muak dan memutuskan untuk menyegel kantor desa.
“Hari ini kami masyarakat Bapinang Hilir Laut sudah menyegel kantor desa karena tidak ada keputusan dari Kepala Desa,” kata Arif Siswanto.
Warga menilai janji pertemuan musyawarah yang dijadwalkan sejak 29 September 2025 lalu tak lebih dari isapan jempol. Hingga hari ini, masyarakat masih belum memperoleh kejelasan, membuat kekecewaan kian membuncah.
“Janji dari tanggal 29 September sampai hari ini selalu diundur-undur. Tidak ada kejelasan makanya kami segel,” ujangnya.
Meski demikian, penyegelan yang dilakukan oleh masyarakat tidak serta merta hanya menutup menyegel kantor desa tetapi juga mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam.
“Barang-barang yang ada di dalam juga dikeluarkan supaya perangkat desa yang lain bisa bekerja dari rumah,” pungkasnya.
(UTOMO)












