Dewan Tegaskan Kades Jemaras Klarifikasi ke Warga Viralnya MCK Ratusan Juta

IST/BERITASAMPIT - Camat Cempaga saat sidak pembanguan MCK di Jemaras.

SAMPIT – Menyikapi ramainya pemberitaan dan perbincangan publik mengenai proyek pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten (Kotim), Anggota DPRD Kotim dari Dapil IV, Noor Aprilly, meminta agar Kepala segera memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat.

Menurutnya, proyek yang bersumber dari Dana (DD) seharusnya melalui tahapan musyawarah dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan (BPD) sebelum dilaksanakan.

“Harusnya kan setiap kegiatan yang didanai dari Dana itu sudah melalui proses musyawarah di BPD dan melibatkan warga,” tegas Aprilly, Senin 6 Oktober 2025.

Politisi PKS ini menilai, isu yang telanjur viral di masyarakat perlu dijernihkan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik.

“Kepala bersama BPD harus menjelaskan kepada warga. Jangan sampai informasi yang beredar sepotong-sepotong membuat masyarakat salah persepsi,” ujarnya.

Sementara terkait pernyataan Kepala Jemaras yang menyebutkan adanya dua lokasi pembangunan MCK, ia menegaskan itu harus disampaikan juga ke masyarakat.

Perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak terjadi penafsiran bahwa seluruh anggaran digunakan untuk satu titik bangunan saja.

“Kalau memang dua lokasi, sampaikan dengan jelas. Jangan sampai warga hanya melihat satu plang proyek dan mengira anggarannya ratusan juta hanya untuk satu bangunan,” tambahnya.

Ia berharap pemerintah bersama BPD segera memberikan penjelasan resmi kepada warga agar isu tersebut tidak semakin melebar.

“Transparansi itu penting. Kalau semua disampaikan dengan baik, masyarakat juga akan memahami dan tidak ada lagi prasangka yang menyesatkan,” tutup Noor Aprilli.

Diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan MCK di Jemaras menelan anggaran Rp126.727.000 dari Dana tahun 2025. Bangunan berukuran 2×3 meter itu menuai sorotan warga karena dinilai terlalu sederhana dibandingkan nilai anggarannya.

Camat Cempaga Ady Candra bersama tim pengawasan kecamatan juga telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan menyatakan hasil evaluasi masih dalam tahap penyusunan.

(Nardi)

baca juga ...  Harapan Tak Pernah Padam, Keluarga Bripda MF Menanti Kabar di Polres Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!