LAMANDAU – Pemerintah Kabupaten Lamandau resmi membuka Lomba Balap Katinting Bupati Cup Tahun 2025, ajang balap perahu tradisional yang memadukan adrenalin dan budaya pesisir sungai.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Turut hadir Sekda Lamandau M. Irwansyah, serta jajaran Forkopimda, OPD, dan masyarakat yang memadati lokasi sekitar 300 orang.
Suara deru mesin dan sorak warga pun memenuhi tepian Sungai Kujan, Kecamatan Bulik, Kamis 23 Oktober 2025, pagi.
Lomba Katinting yang digelar di Desa Kujan ini menempuh jarak 1.700 meter dengan titik start di Jembatan Kujan dan finish di Lokpon Kujan.
Terdapat dua kategori yang dilombakan, yakni kelas mesin Standar 500 CC dan Tune Up 500 CC, dengan total 83 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah, termasuk Lamandau dan Kotawaringin Barat.
Bupati Rizky Aditya Putra dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar adu cepat di atas air, tetapi juga bentuk pelestarian budaya masyarakat sungai.
“Lomba perahu katinting bukan sekadar ajang adu cepat. Ini wujud pelestarian budaya dan tradisi masyarakat pesisir sungai yang sudah menjadi bagian dari kehidupan warga Lamandau,” ujar Rizky.
Ia juga berharap melalui ajang ini lahir atlet-atlet muda berbakat yang bisa mengharumkan nama Lamandau di tingkat provinsi hingga nasional.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung dan mengagendakan lomba ini setiap tahun, agar olahraga katinting semakin berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Lamandau,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak Dinas Pemuda dan Olahraga bersama panitia untuk mengevaluasi dan merumuskan mekanisme pelaksanaan lomba ke depan agar lebih profesional dan berkelanjutan, termasuk membuka peluang sponsorship untuk mendukung pendanaan kegiatan.
Lomba Katinting Bupati Cup 2025 diikuti oleh sejumlah tim, di antaranya Bubuhan Team (Kujan), Putra Bahaum (Batu Kotam), Tim Heviza (Kotawaringin Barat), Tim Water King/Sapu Jagat, Ameen Ketinting Racing, dan beberapa tim lokal lainnya.
Untuk hadiah, panitia menyiapkan total puluhan juta rupiah. Juara 1 di masing-masing kategori akan membawa pulang Rp10 juta dan mesin 500 CC, sementara juara 2, 3, dan 4 juga mendapat hadiah uang tunai serta piagam penghargaan.
Sepanjang kegiatan, jalannya lomba mendapat pengamanan ketat dari Polres Lamandau, BPBD Lamandau, dan Linmas. Acara pembukaan selesai sekitar pukul 08.40 WIB, dilanjutkan dengan perlombaan utama yang berlangsung meriah dan kondusif.
“Yang menang jangan jumawa, yang belum juara jangan berkecil hati. Karena yang terpenting adalah semangat sportivitas dan kebersamaan,” pungkasnya. (andre)












