SAMPIT – Kasus video mesum yang diduga melibatkan sepasang pelajar di Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus menjadi sorotan publik. Setelah videonya beredar luas di media sosial pada 3 Oktober 2025 lalu, pihak kepolisian kini tengah bekerja keras mengungkap siapa sosok di balik rekaman dan penyebaran video tersebut.
Kapolsek Mentaya Hulu, Ipda Nor Ikhsan, memastikan penyelidikan masih berjalan intensif. “Masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Kamis 23 Oktober 2025.
Meski belum bisa membeberkan detail perkembangan kasus, Ikhsan menegaskan pihaknya berkomitmen menuntaskan penyelidikan hingga tuntas.
“Untuk perkembangan kasus belum bisa kami sampaikan, karena sampai sekarang kasusnya masih selidiki dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkapnya. Baik yang bersangkutan dalam video ataupun yang menyebarkan,” katanya.
Video yang sempat viral dan menggemparkan media sosial itu tak sedikit warga mengecam perbuatan tak terpuji yang dilakukan oleh sepasang muda-mudi tersebut.
“Kalau memang pelajar, sungguh miris kelakuan keduanya, masih pelajar tapi sudah begituan,” kata Yuni warga Sampit.
Sementara itu, Ketua Yayasan Lentera Kartini, Forisni Aprilista, menilai kasus ini sebagai sinyal serius menurunnya moral remaja di era digital.
“Kalau benar terjadi sungguh memprihatinkan baik pelaku maupun penyebar videonya,” ungkap Forisni, Senin 6 Oktober 2025 lalu.
Menurutnya, perbuatan mesum di kalangan remaja adanya kemerosotan nilai moral yang semakin mengkhawatirkan.
“Pergaulan bebas sudah sangat memperihatinkan. Degradasi moral anak-anak dan remaja ini benar-benar terjadi didepan mata,” tandasnya.
(Oktavianto)












